Tragis, Bocah 10 Tahun Meregang Nyawa, Kepalanya Tertembak Senapan Angin Tetangga

Minggu, 27 Desember 2020 - 19:39 WIB
Pada saat pelaku sedang membidik, ibu korban mengingatkan untuk berhati-hati menggunakan senjata itu. Sebab ditakutkan mengenai anaknya (korban) yang sedang berada di halaman rumah.

Namun diduga karena sedang konsentrasi dengan sasaran bidikannya, pelaku tidak mendengarkan peringatan dari ibu korban. Setelah itu terdengar suara tembakan, dor!

Saat itu juga Andrean sudah tergeletak di tanah dengan bersimbah darah. Ibu korban yang melihat anaknya terkapar langsung menjerit, karena peluru mengenai kepala anaknya. Dan saat itu pelaku mengaku kepada ibu korban bahwa ia tak sengaja menembak korban.

Kemudian pelaku membantu ibu korban membawa Andrean ke Puskesmas Pembantu (Pustu) di Desa Sumber Rahayu. Setiba di Pustu, tim medis langsung mengarahkan ke Puskesmas Desa Sugih Waras Kecamatan Rambang. Dan saat itu korban dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Namun tim medis kemudian merujuk korban ke Rumah Sakit Fadila Kota Prabumulih. Saat dirawat di RS Fadilah, korban masih tak sadarkan diri. Hingga akhirnya nyawa korban tak bisa di selamatkan. Korban mengembuskan napasnya terakhirnya di RS Fadillah Prabumulih.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!