Tragis! Pandemi COVID-19 Paksa Dalang Ini Jual Alat Keseniannya
Kamis, 14 Mei 2020 - 07:13 WIB
Barang-barang kesenian yang selama ini menjadi alat untuk kegiatan pertunjukkan seninya, seperti blangkon, topeng, kuda lumping, hingga wayang kulit tersebut, terpaksa dia jual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Sudah tidak ada lagi pertunjukkan wayang kulit selama pandemi COVID-19. Seniman tradisional seperti saya tidak memiliki penghasilan lagi," ujarnya, sambil berjalan kaki keliling Alun-alun Pasuruan, untuk menjajakan barang dagangannya.
Dia harus berjalan kaki sejauh 2 km dari rumahnya, untuk menuju ke pusat kota Kabupaten Pasuruan. Berbagai peralatan kesenian tradisional yang selama ini menjadi kebanggaannya dalam setiap pertunjukan, harus rela dijualnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Sudah tidak ada lagi pertunjukkan wayang kulit selama pandemi COVID-19. Seniman tradisional seperti saya tidak memiliki penghasilan lagi," ujarnya, sambil berjalan kaki keliling Alun-alun Pasuruan, untuk menjajakan barang dagangannya.
Dia harus berjalan kaki sejauh 2 km dari rumahnya, untuk menuju ke pusat kota Kabupaten Pasuruan. Berbagai peralatan kesenian tradisional yang selama ini menjadi kebanggaannya dalam setiap pertunjukan, harus rela dijualnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
(eyt)
Lihat Juga :