Bus Rapid Transit Pemprov Berhenti Beroperasi, Alasannya Karena Merugi
Kamis, 14 Mei 2020 - 06:10 WIB
Survei pengembangan BRT ini merupakan implementasi proyek Sustainable Urban Transport Programme Indonesai (SUTRI NAMA) dan komponen Indonesian Bus Rapid Transit Corridor Development Project (INDOBUS). Dengan Gesellschaft fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ) sebagai lembaga pemberi hibah yang mendorong Kota Makassar sebagai kota percontohan.
Sebelumnya Kepala UPT Transportasi Mamminasata, Prayudi Syamsibar menjelaskan, proyek pengembangan BRT dilakukan secara bertahap. Di awali dengan mematangkan studi kelayakannya.
Awalnya direncanakan hingga Juli tahun 2020, akan dilakukan studi kelayakan, selanjutnya pembuatan detail engineering desain (DED) termasuk masterplan. Tahun 2021 mulai pengerjaan fisiknya hingga ditarget rampung tahun 2022 mendatang.
"Kita sementara benahi BRT. Kita mau ini dikembangkan agar moda transportasi massal kedepan bisa semakin baik dan dimaksimalkan. Ini juga dikerjasamakan dengan pusat," jelas Prayudi.
Baca Juga : 21 Pedagang di 4 Pasar Tradisional Makassar Terdeteksi Reaktif Covid-19
Sebelumnya Kepala UPT Transportasi Mamminasata, Prayudi Syamsibar menjelaskan, proyek pengembangan BRT dilakukan secara bertahap. Di awali dengan mematangkan studi kelayakannya.
Awalnya direncanakan hingga Juli tahun 2020, akan dilakukan studi kelayakan, selanjutnya pembuatan detail engineering desain (DED) termasuk masterplan. Tahun 2021 mulai pengerjaan fisiknya hingga ditarget rampung tahun 2022 mendatang.
"Kita sementara benahi BRT. Kita mau ini dikembangkan agar moda transportasi massal kedepan bisa semakin baik dan dimaksimalkan. Ini juga dikerjasamakan dengan pusat," jelas Prayudi.
Baca Juga : 21 Pedagang di 4 Pasar Tradisional Makassar Terdeteksi Reaktif Covid-19
(sri)
Lihat Juga :