Pelaku UMKM Butuh Guiden Agar Survive di Era Kenormalan Baru
Minggu, 20 Desember 2020 - 03:59 WIB
Menurutnya, di tengah pandemi COVID-19 UMKM tidak boleh dibiarkan berjalan sendiri. Perlu ada perhatian serius dari pemerintah baik eksekutif dan legislatif, didalam mendukung menguatkan UMKM tetap bertahan di tengah pandemi. Apalagi UMKM kebanyakan adalah pengusaha yang bergerak di ekonomi lokal.
(Baca juga: Miris Petani Milenial di Kota Cimahi Hanya Ada 12 Orang, Ketahanan Pangan Terancam )
"UMKM ini penggerak ekonomi lokal namun bisa berdampak pada perekonomian nasional. Jadi keberadaannya tetap harus diperhitungkan," tuturnya.
Dirinya yang baru saja dikukuhkan sebagai orang nomer satu di DPC Hipmikimdo, KBB, bertekad terus mendorong berkembangnya UMKM dalam menghadapi ekonomi digital. Apalagi KBB memiliki potensi keberagaman UMKM dan sentra-sentra wisata yang bisa berkolaborasi dalam menampilkan beragam produk lokal sebagai souvenir.
"Saya ingin para pelaku UMKM, selain memasarkan secara konvensional, juga harus melirik pasar digital. Di sinilah perlunya kehadiran pemerintah dalam memberikan pelatihan atau bimbingan agar pelaku UMKM bisa melek digital," pungkasnya.
(Baca juga: Miris Petani Milenial di Kota Cimahi Hanya Ada 12 Orang, Ketahanan Pangan Terancam )
"UMKM ini penggerak ekonomi lokal namun bisa berdampak pada perekonomian nasional. Jadi keberadaannya tetap harus diperhitungkan," tuturnya.
Dirinya yang baru saja dikukuhkan sebagai orang nomer satu di DPC Hipmikimdo, KBB, bertekad terus mendorong berkembangnya UMKM dalam menghadapi ekonomi digital. Apalagi KBB memiliki potensi keberagaman UMKM dan sentra-sentra wisata yang bisa berkolaborasi dalam menampilkan beragam produk lokal sebagai souvenir.
"Saya ingin para pelaku UMKM, selain memasarkan secara konvensional, juga harus melirik pasar digital. Di sinilah perlunya kehadiran pemerintah dalam memberikan pelatihan atau bimbingan agar pelaku UMKM bisa melek digital," pungkasnya.
(msd)
Lihat Juga :