Rekonstruksi Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Kades Lempong Kembali Ditunda
Rabu, 16 Desember 2020 - 12:16 WIB
"Kami sudah jadwalkan akan dilakukan pekan depan, untuk jadwal pastinya, tergantung teman-teman penyidik, yang jelas pekan depan rekonstruksi sudah dilakukan," tandasnya.
Diketahui, rencana rekonstruksi yang akan dilakukan Kejari Wajo dalam menungkap fakta dari perkara kasus dugaan pelecehan seksual Kades Lempong, Abdul Karim sudah mengalami penundaan sebanyak tiga kali.
Baca juga: Mahasiswa Minta Kejari Wajo Serius Menangani Kasus Kades Lempong
Penundaan tersebut membuat Ketua Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB) , Herianto Ardi angkat bicara. Ia mewanti-wanti pihak kejaksaan untuk tidak bermain-main dalam mengawal kasus tersebut, sebab tindakan asusila yang diduga dilakukan Abdul Karim terhadap mahasiswi Kuliah Kerja Profesi (KKP) di kantor Desa Lempong tidak bisa ditolerir.
"Kami harap pihak kejaksaan serius menangani kasus ini, pergerakan dan lobi-lobi orang terdekat Abdul Karim kami telah pelajari, jangan sampai penyidik kejaksaan 'masuk angin' akibat adanya manuver tersebut," pungkasnya.
Diketahui, rencana rekonstruksi yang akan dilakukan Kejari Wajo dalam menungkap fakta dari perkara kasus dugaan pelecehan seksual Kades Lempong, Abdul Karim sudah mengalami penundaan sebanyak tiga kali.
Baca juga: Mahasiswa Minta Kejari Wajo Serius Menangani Kasus Kades Lempong
Penundaan tersebut membuat Ketua Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB) , Herianto Ardi angkat bicara. Ia mewanti-wanti pihak kejaksaan untuk tidak bermain-main dalam mengawal kasus tersebut, sebab tindakan asusila yang diduga dilakukan Abdul Karim terhadap mahasiswi Kuliah Kerja Profesi (KKP) di kantor Desa Lempong tidak bisa ditolerir.
"Kami harap pihak kejaksaan serius menangani kasus ini, pergerakan dan lobi-lobi orang terdekat Abdul Karim kami telah pelajari, jangan sampai penyidik kejaksaan 'masuk angin' akibat adanya manuver tersebut," pungkasnya.
(luq)
Lihat Juga :