Rekonstruksi Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Kades Lempong Kembali Ditunda

Rabu, 16 Desember 2020 - 12:16 WIB
loading...
Rekonstruksi Kasus Dugaan...
Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum) Kejari Wajo, Andi Baso Sulolipu memberikan penjelasan terkait proses hukum Kades Lempong yang sedang berproses di meja kejaksaan kepada massa aksi unjuk rasa, Senin 23 November lalu. Foto: SINDOnews/Reza Pahlevi
A A A
WAJO - Rencana rekonstruksi kasus dugaan pelecehan seksual yangmelibatkan Kepala Desa (Kades) Lempong, Abdul Karim kembali ditunda. Padahal kegiatan tersebut dijadwalkan dilakukan pekan ini.

Alasannya, penyidik dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Wajo yang menangani perkara tersebut saat ini sedang mengikuti rapat kerja nasional (rakernas) selama tiga hari bersama seluruh kejaksaan se-Indonesia secara virtual.

Baca juga: Rekonstruksi Kasus Dugaan Pelecehan Kades Lempong Dilakukan Pekan Depan

Penundaan rekonstruksi tersebut diungkapkan langsung Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum) Kejari Wajo , Andi Baso Sulolipu. Ia menjelaskan, rekonstruksi dari perkara kasus dugaan pelecehan Kades Lempong seharusnya dilakukan pekan ini, namun dengan adanya kegiatan rakernas Kejaksaan RI , sejumlah kegiatan yang telah dijadwalkan mengalami penundaan.

"Hari Senin tanggal 14 Desember 2020 kemarin teman-teman penyidik dari kejaksaan sudah siap melakukan rekonstruksi, namun karena adanya raker sehingga rencana rekonstruksi dari perkara tersebut kami tunda," jelasnya kepada SINDOnews, Rabu (16/12/2020).

Menurut Andi Baso, rencana rekonstruksi dari perkara kasus dugaan pelecehan seksual Kades Lempong, Abdul Karim, kembali dijadwalkan akan dilakukan pekan depan. Rekonstruntruksi dinilai perlu dilakukan untuk menguatkan fakta yuridis kasus dugaan pelecehan seksual Abdul Karim terhadap mahasiswi berinisial AP.

"Kami sudah jadwalkan akan dilakukan pekan depan, untuk jadwal pastinya, tergantung teman-teman penyidik, yang jelas pekan depan rekonstruksi sudah dilakukan," tandasnya.

Diketahui, rencana rekonstruksi yang akan dilakukan Kejari Wajo dalam menungkap fakta dari perkara kasus dugaan pelecehan seksual Kades Lempong, Abdul Karim sudah mengalami penundaan sebanyak tiga kali.

Baca juga: Mahasiswa Minta Kejari Wajo Serius Menangani Kasus Kades Lempong

Penundaan tersebut membuat Ketua Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB) , Herianto Ardi angkat bicara. Ia mewanti-wanti pihak kejaksaan untuk tidak bermain-main dalam mengawal kasus tersebut, sebab tindakan asusila yang diduga dilakukan Abdul Karim terhadap mahasiswi Kuliah Kerja Profesi (KKP) di kantor Desa Lempong tidak bisa ditolerir.

"Kami harap pihak kejaksaan serius menangani kasus ini, pergerakan dan lobi-lobi orang terdekat Abdul Karim kami telah pelajari, jangan sampai penyidik kejaksaan 'masuk angin' akibat adanya manuver tersebut," pungkasnya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perempuan Bangsa Desak...
Perempuan Bangsa Desak Pendampingan Total Santri Korban Kekerasan Seksual Kiai di Pati
Modus Kiai Ponpes Pati...
Modus Kiai Ponpes Pati Cabuli Santriwati Terungkap: Dalih Hilangkan Penyakit hingga Kekerasan
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati, Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Dicabut dan Ditutup Permanen
Temui Hotman Paris,...
Temui Hotman Paris, Korban Pencabulan di Ponpes Ndolo Kusumo Pati Ungkap Intimidasi dari Keluarga Pelaku
Korban Pencabulan Pendiri...
Korban Pencabulan Pendiri Ponpes Ndolo Kusumo Pati Sudah Lapor Polisi sejak 2024, tapi Malah Dapat Intimidasi
Pendiri Ponpes Ndolo...
Pendiri Ponpes Ndolo Kusumo Pati yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati Ditangkap di Wonogiri!
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
341 Predator Anak Ditangkap...
341 Predator Anak Ditangkap di California
Rekomendasi
5 Fakta Menarik Timnas...
5 Fakta Menarik Timnas Jerman Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Berita Terkini
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved