Selama Pandemi COVID-19, Angka Pengangguran di Cimahi Naik 5 Persen
Jum'at, 11 Desember 2020 - 03:11 WIB
Diakuinya, pandemi COVID-19 sangat berdampak terhadap dunia kerja di Kota Cimahi. Sektor industri di Cimahi yang didominasi garmen dan tekstil harus mengalami penurunan aktivitas produksi akibat sepinya permintaan. Jalan terakhir yang dilakukan agar perusahaan tetap berdiri adalah mengurangi karyawannya. (Baca: Ada Satu TPS di Surabaya Harus Coblos Ulang, Ada Apa?).
Bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Balai Latihan Kerja (BLK) serta lembaga terkait lainnya, Disnaker Cimahi hanya bisa memberikan pelatihan di berbagai bidang. Tujuannya, untuk meningkatkan kompetensi pekerja sehingga kemampuannya ke depan akan meningkat.
"Ketika skill meningkat, harapannya mereka bisa mandiri jadi wirausaha baru dan menciptakan lapangan pekerjaan. Selama COVID-19 jarang ada perusahaan yang merekrut pekerja, sehingga menjadi wirausaha bisa jadi salah satu solusi," pungkasnya.
Bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Balai Latihan Kerja (BLK) serta lembaga terkait lainnya, Disnaker Cimahi hanya bisa memberikan pelatihan di berbagai bidang. Tujuannya, untuk meningkatkan kompetensi pekerja sehingga kemampuannya ke depan akan meningkat.
"Ketika skill meningkat, harapannya mereka bisa mandiri jadi wirausaha baru dan menciptakan lapangan pekerjaan. Selama COVID-19 jarang ada perusahaan yang merekrut pekerja, sehingga menjadi wirausaha bisa jadi salah satu solusi," pungkasnya.
(nag)
Lihat Juga :