Bupati Wujudkan Visi Unggul dan Berdaya Saing di Sektor Peternakan dengan La Sapi

Rabu, 09 Desember 2020 - 21:35 WIB
Peternak langsung diarahkan ke ruang pertemuan dalam jaringan (daring).Sementara jika ingin berkonsultasi dengan dokter hewan, bisa mengakses link konsultasi via zoom yang telah disediakan dalam aplikasi tersebut.

"Kami terus mendorong agar masyarakat bisa mengetahui keunggulan jika menggeluti usaha peternakan, tentu kita harus mengikuti perkembangan teknologi supaya pesan yang ingin disampaikan cepat dan tepat sasaran," kata ASA.

Baca juga: Siap Penuhi Pasar, Sinjai Barat Jadi Daerah Baru Penghasil Bawang Putih

Kendati demikian, ASA juga tetap mendorong inovasi La Sapi dengan skema pengiriman pesan singkat (SMS) broadcast ke 15 ribu nomor kontak dengan berbagai kalangan. Baik peternak , pedagang, aparat pemerintah, aparat kepolisian, dan masyarakat umum lainnya.

La Sapi ini memiliki tagline "5 aksi baper (bantu peternak),". Terdiri dari bantu jual ternak, bantu beli ternak, bantu dapat pelayanan (inseminasi buatan, kartunisasi, asuransi dan pelayanan kesehatan hewan), bantu informasi nanajemen peternakan dan kesehatan hewan, dan bantu penggaduhan ternak.

"Kami anggarkan biaya operasional La Sapi melalui APBD , Ini menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di pelosok desa dan belum bisa mengakses La Sapi berbasis internet, maka kami siapkan La Sapi berbasis SMS, pesan pasti sampai ke pelosok," jelas ASA.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!