Cabup Kediri Dhito, Putra Sekkab Pramono Anung yang Lawan Kotak Kosong
Rabu, 09 Desember 2020 - 08:13 WIB
Dhito, begitu Hanindhito biasa disapa, juga mengikuti jejak bapaknya. Mengaku sempat tidak direstui oleh sang bapak, namun didukung internal PDIP. Dari dunia bisnis Dhito melompat ke sirkuit politik. Dhito lahir di Yogyakarta 31 Juli 1992.
Meski masih tergolong milenial, suami Eriani Annisa tersebut memiliki simpanan kekayaan yang fantastis. Seperti yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 13 Agustus 2020, harta Dhito mencapai Rp 18 miliar.
(Baca juga: Bawaslu Surabaya Larang Pemilih Bawa Handphone ke Bilik Suara )
Sebagai calon bupati Kediri yang berpasangan dengan Ketua Fatayat NU Kabupaten Kediri Dewi Maria Ulfa, Dhito diusung sembilan partai politik.
Seluruh parpol di DPRD Kabupaten Kediri, yakni PDIP, PKB, Nasdem, Gerindra, PAN, PKS, Golkar, Demokrat dan PPP ramai ramai menjadi pengusungnya.
Meski masih tergolong milenial, suami Eriani Annisa tersebut memiliki simpanan kekayaan yang fantastis. Seperti yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 13 Agustus 2020, harta Dhito mencapai Rp 18 miliar.
(Baca juga: Bawaslu Surabaya Larang Pemilih Bawa Handphone ke Bilik Suara )
Sebagai calon bupati Kediri yang berpasangan dengan Ketua Fatayat NU Kabupaten Kediri Dewi Maria Ulfa, Dhito diusung sembilan partai politik.
Seluruh parpol di DPRD Kabupaten Kediri, yakni PDIP, PKB, Nasdem, Gerindra, PAN, PKS, Golkar, Demokrat dan PPP ramai ramai menjadi pengusungnya.
Lihat Juga :