Klaster Industri Meledak, Pemkab Bekasi Siapkan Hotel untuk Karantina
Minggu, 06 Desember 2020 - 09:02 WIB
Kedepan, pemerintah daerah sedang mempertimbangkan pemberlakuan pembatasan mobilitas warga secara lebih ketat lagi.Namun dengan catatan apabila hasil tes usap massal pekerja pabrik nanti mengakibatkan terjadinya lonjakan kasus positif penyebaran Covid-19. “Bisa saja skema lock down seperti di DKI Jakarta kita terapkan di sini,” ungkapnya.
Untuk saat ini, Masrikoh mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bekasi untuk tetap menjalankan protokol kesehatan yaitu, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak aman di kerumunan. “Kita minta masyarakat mengedepankan protokol kesehatan, agar terlindung dari virus Corona,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya,ribuanburuh mulai menjalani tesswabmassal di Kawasan Industri MM2100,Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi, Kamis 3 Desember. Ini menjadi kali pertama dari rencana 12.000 tes usap massal yang diperuntukkan bagi karyawan pabrikdi Kawasan industri terbesar di Asia Tenggara tersebut. (Baca juga: Bekasi Jadi Fokus Penanganan Covid-19, Klaster Industri Sangat Serius )
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan PenangananCovid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyahmengatakan, untuk tes swab pekan pertama dilakukan hari ini, dan pekan depan akan terus berlanjut hingga 12.000 ribu buruh. “Hari ini sebanyak 2000 buruh mengikuti tes swab,” katanya, Kamis 3 Desember 2020.
Tes massal ini dilaksanakan Gugus Tugas Covid-19 Pusat dengan menggandeng Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bekasi. Tes massal terhadap buruh dilakukan lantaran tingginya tingkat paparan covid-19 di klaster industri.Dalam kali pertama ini, tes dibagi dua sif yakni pagi dan siang yang masing-masing berjumlah 1.000 buruh.
Untuk saat ini, Masrikoh mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bekasi untuk tetap menjalankan protokol kesehatan yaitu, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak aman di kerumunan. “Kita minta masyarakat mengedepankan protokol kesehatan, agar terlindung dari virus Corona,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya,ribuanburuh mulai menjalani tesswabmassal di Kawasan Industri MM2100,Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi, Kamis 3 Desember. Ini menjadi kali pertama dari rencana 12.000 tes usap massal yang diperuntukkan bagi karyawan pabrikdi Kawasan industri terbesar di Asia Tenggara tersebut. (Baca juga: Bekasi Jadi Fokus Penanganan Covid-19, Klaster Industri Sangat Serius )
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan PenangananCovid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyahmengatakan, untuk tes swab pekan pertama dilakukan hari ini, dan pekan depan akan terus berlanjut hingga 12.000 ribu buruh. “Hari ini sebanyak 2000 buruh mengikuti tes swab,” katanya, Kamis 3 Desember 2020.
Tes massal ini dilaksanakan Gugus Tugas Covid-19 Pusat dengan menggandeng Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bekasi. Tes massal terhadap buruh dilakukan lantaran tingginya tingkat paparan covid-19 di klaster industri.Dalam kali pertama ini, tes dibagi dua sif yakni pagi dan siang yang masing-masing berjumlah 1.000 buruh.
(mhd)
Lihat Juga :