Cerita Operator Data Perguruan Tinggi, Pantang Pulang Sebelum Valid

Sabtu, 05 Desember 2020 - 10:14 WIB
Saat ini beban kerjanya makin bertambah setelah pemerintah berencana untuk membuka rekrutmen 1 juta guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Para alumni tidak bisa ikut tes PPPK bila namanya tidak ada di PDDikti. "Bayangkan saya harus kerja dari pagi sampai jam 12 malam," katanya.

Namun tugas mulia ini, kata dia, kalau alumni STIT Pemalang banyak yang lulus tes, itu jadi kebanggaan kampus juga. B ACA JUGA: Media Israel: Ada Rekaman Fakhrizadeh Bicara Tentang Pembangunan 5 Hulu Ledak Nuklir Iran

Muslihin menceritakan saat rekrutmen CPNS 2018. Para alumni juga mengejarnya agar datanya masuk ke PDDikti. Akhirnya 16 alumni kampus lulus CPNS. "Satu per satu para alumni itu mendatanginya dan mengucapkan terima kasih. "Bangga dan bahagia karena kerja kami sebagai operator tidak sia-sia," ucapnya.

Dia menambahkan, tidak sekali dua kali anak dan istrinya diboyong ke kampus sekiranya memang harus menginap. Dia pilih meng-input data di kampus karena kendala sinyal.

Sebagai reward atas prestasi dapat meningkatkan nilai akreditasi, Muslihin ditunjuk menggantikan pimpinan kampus untuk lawatan ke luar negeri bersama pimpinan kampus se-Jawa Tengah ke kampus-kampus di Malaysia, Singapura, dan Thailand.

"Ini adalah pengalaman yang tak terlupakan bagi saya. Di sana kami belajar bagaimana mengelola kampus dengan management yang baik," terang Muslihin. BACA JUGA: Masa Tenang Pilkada Diprediksi Menjadi Ajang Kampanye Terselubung
(zai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!