Cerita Operator Data Perguruan Tinggi, Pantang Pulang Sebelum Valid

Sabtu, 05 Desember 2020 - 10:14 WIB
loading...
Cerita Operator Data...
Ahmad Ade Irwanda (berpeci), operator data di Universitas Lancang Kuning, Pekanbaru, Raiu. (Foto: SINDONews/Ist)
A A A
CERITA OPERATOR DATA PERGURUAN TINGGI, PANTANG PULANG SEBELUM VALID - Siapa yang punya peran penting dalam data perguruan tinggi ke ke pemerintah (laman PDDikti). Ya yang mempunyai peran penting yakni peran operator. Namun selama ini perhatian peran operator di perguruan tinggi sering terlupakan. Yang jadi perhatian pemerintah hanyalah dosen. BACA JUGA: Ancaman Tidak Hanya COVID-19, Sri Mulyani: Tapi Juga Informasi Sesat

Laman PDDikti merupakan kumpulan data penyelenggaraan pendidikan tinggi seluruh perguruan tinggi yang terintegrasi secara nasional. Pangkalan data ini menjadi salah satu instrumen pelaksanaan penjaminan mutu perguruan tinggi.

"Untuk memberikan apresiasi bagi para operator PDDikti maka dibuat lomba sharing kisah inspiratif para operator. Tujuannya mengangkat peran seorang operator atau admin PDDikti agar tidak dipandang sebelah mata di kalangan akademisi perguruan tinggi . Serta menjadi ajang ekspresi bagi mereka yang sudah berjuang menuju pelaporan PDDikti yang optimal," tutur Public Relation Manager SEVIMA, Chika dalam sharing dan ngopi bareng operator PDDikti secara virtual, Jumat (5/12/2020).

Seperti yang dialami Ahmad Ade Irwanda, operator data Universitas Lancang Kuning , Pekanbaru, Raiu. Ade menjadi pemenang favorit via voting Instagram.

Ade mengaku lebih senang memakai istilah admin daripada operator. "Alasannya sederhana saja, operator itu orang yang sering mengangkat telepon konsumen kalau ada pengaduan atau layanan informasi. Atau bisa juga operator alat berat," kata dia.

Ade menceritakan, setiap periode wisuda, biasanya kampus bersurat ke Lembaga Layanan Pendidikan tinggi (LLDikti) untuk melakukan pembukaan periode pelaporan semester lampau. Ada nilai lupa di-input, SKS yang tidak cukup, SKS berlebih sampai 30 SKS, data ganda, dan lainnya. BACA JUGA: Mahfud MD Minta Paslon Pilkada Tetap Tertib Diakhir Masa Kampanye

Perjuangan operator, kata Ade, tidaklah mudah, walaupun saat itu adminnya 13 orang. Dengan waktu pembukaan periode pelaporan yang relatif singkat, yakni hanya 1 bulan, Ade dan kawan-kawannya dituntut ekstra keras untuk memperbaiki banyak data yang tidak valid, dari terbit fajar sampai terbit fajar di esok hari. "Kami punya slogan dalam bekerja yakni pantang pulang sebelum valid," cetusnya.

Kerja keras Ade dan kawan-kawan selama ini tidak sia-sia. Hasilnya mereka mendapatkan apresiasi dari LLDIKTI X sebagai perguruan Tinggi pertama terbanyak di LLDIKTI X yang menggunakan aplikasi PIN (Penomoran Ijazah).

Walaupun Ade baru 3 tahun mengelola data PDDikti di kampus, SIAKAD CLOUD menjadi salah satu pendukung yang mengantarkannya ke posisi sebagai kepala bagian akademik di awal tahun 2020 hingga saat ini.

"Baru-baru ini kami mendapatkan apresiasi dari SEVIMA sebagai kampus pelaporan 20192 terbaik dengan 100% AKM terkirim dengan 10.806 mahasiswa," sebutnya.

Hal ini juga dialami Muslihin Manshur operator di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pemalang, Jawa Tengah. Menurut Muslihin, kerja operator tidak pernah ada habisnya. Ketika yang lain sudah bisa istirahat, operator masih harus bekerja meng-input data ke PDDikti. "Kalau tidak, data mahasiswa tidak masuk dalam pangkalan data," kata dia.

Saat ini beban kerjanya makin bertambah setelah pemerintah berencana untuk membuka rekrutmen 1 juta guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Para alumni tidak bisa ikut tes PPPK bila namanya tidak ada di PDDikti. "Bayangkan saya harus kerja dari pagi sampai jam 12 malam," katanya.

Namun tugas mulia ini, kata dia, kalau alumni STIT Pemalang banyak yang lulus tes, itu jadi kebanggaan kampus juga. B ACA JUGA: Media Israel: Ada Rekaman Fakhrizadeh Bicara Tentang Pembangunan 5 Hulu Ledak Nuklir Iran

Muslihin menceritakan saat rekrutmen CPNS 2018. Para alumni juga mengejarnya agar datanya masuk ke PDDikti. Akhirnya 16 alumni kampus lulus CPNS. "Satu per satu para alumni itu mendatanginya dan mengucapkan terima kasih. "Bangga dan bahagia karena kerja kami sebagai operator tidak sia-sia," ucapnya.

Dia menambahkan, tidak sekali dua kali anak dan istrinya diboyong ke kampus sekiranya memang harus menginap. Dia pilih meng-input data di kampus karena kendala sinyal.

Sebagai reward atas prestasi dapat meningkatkan nilai akreditasi, Muslihin ditunjuk menggantikan pimpinan kampus untuk lawatan ke luar negeri bersama pimpinan kampus se-Jawa Tengah ke kampus-kampus di Malaysia, Singapura, dan Thailand.

"Ini adalah pengalaman yang tak terlupakan bagi saya. Di sana kami belajar bagaimana mengelola kampus dengan management yang baik," terang Muslihin. BACA JUGA: Masa Tenang Pilkada Diprediksi Menjadi Ajang Kampanye Terselubung
(zai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Forum Gerakan Moral...
Forum Gerakan Moral Pendidikan Kaltim Desak Kampus Bebas dari Politik Praktis
Forum Kebijakan Kita...
Forum Kebijakan Kita di UGM Dorong Mahasiswa Aktif Kawal Demokrasi dan Pendidikan
Teken MoU, Budi Luhur...
Teken MoU, Budi Luhur University Perluas Kerja Sama Akademik Internasional
Kukuhkan 6 Profesor,...
Kukuhkan 6 Profesor, Ketua Majelis Wali Amanat USK Tekankan Integritas Akademik
Sudirman Said Ajak Kembalikan...
Sudirman Said Ajak Kembalikan Kampus sebagai Jantung Perubahan
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
President University...
President University Tembus 165 Besar Dunia di WURI 2026
UPH dan BINUS Berbagi...
UPH dan BINUS Berbagi Gelar di Campus League 2026 Regional Jakarta, Tatap The Nationals
Unika Atma Jaya Luncurkan...
Unika Atma Jaya Luncurkan Ijazah Digital Berbasis Blockchain
Rekomendasi
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
Mathew Baker Cetak Sejarah...
Mathew Baker Cetak Sejarah Jadi Pemain Termuda di Timnas Indonesia
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
Infografis
Besaran Gaji dan Tunjangan...
Besaran Gaji dan Tunjangan Hakim Sebelum Dinaikkan Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved