Di Tengah Pandemi COVID-19, Pengusaha Kuliner Surabaya Hadirkan Menu Nasi Campur

Sabtu, 05 Desember 2020 - 07:19 WIB
"Kami sengaja menghadirkan nasi campur khas Bali namun dengan sensasi beda. Karena kalau memakai bungkus kotak atau plastik kurang nendang. Makanya kami mempertahankan kertas bungkus namun dengan tampilan menarik," katanya di salah satu gerainya di jalan Dharmawangsa Surabaya, Sabtu (5/12/2020).

(Baca juga: Warga Bone Gempar, Tunjukkan Alat Kelamin ke Wanita Bersuami Pria Bisu Tewas Dihantam Balok )

Selain bungkus yang dipakai, ujar Ferry, yang membedakan dengan menu nasi campur kebanyakan, adalah menu yang dihadirkan mengandung racikan ayam geprek khas Kakkk Ayam Geprek.

Isinya ada suwiran ayam, lawar, telur bumbu, kentang kering, kacang goreng, sambal embe dan sambal matah, plus kuah kuning berempah. "Meski nasi bungkus, kami sangat memperhatikan kebersihanan dan kualitas layanan. Nasi bungkus ini kami banderol Rp20.000/bungkus," kata Ferry.

Meski penjualannya sudah menembus angka 1.000 pack/hari di dua hari pertama, Ferry justru mengerem penjualan dan memutuskan untuk vakum sepekan. Selain untuk memberi kesempatan masukan dari konsumen, juga sebagai trik untuk membuat masyarakat kian penasaran. Trik itu ternyata terbukti.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!