Identitas Mayat Perempuan di Kebun Salak Terungkap, Warga Dlingo Ini Korban Pembunuhan
Kamis, 03 Desember 2020 - 15:23 WIB
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda DIY, Kombes Pol Burkan Rudy Satria selama ini untuk identitas mayat perempuan tersebut mash misterius, sebab saat ditemukan tanpa identitas dan kondisinya sudah rusak serta sidik jarinya tidak dikenali. Baru diketahui setelah petugas menangkap tersangka yang menghabisi perempuan tersebut.
Saat ditanya perempuan itu warga Dlingo, Bantul. Setelah petugas mendatangi rumah korban, membenarkan itu keluarganya, yang bernama Sri Utami, 40. Ia merupakan janda dengan anak dua. Selama ini keluarga tahunya Sri Utami pergi merantau dan tidak mengetahui keberadaannya. Karena itu tidak melaporkan kalau ada keluarganya yang hilang.
“Mengapa kasus ini sampai tujuh tahun. Selain pelaku menghilang, juga tidak ada identitas korban, kondisi sudah rusak dan sidik jari yang menempel tidak ada. Serta baru mengetahui identasnya setelah tersangka tertangkap,” kata Burkan saat ungkap kasus di Mapolda DIY, Kamis (3/12/2020).
(Baca juga: Kabareskrim Pastikan Pelanggaran Protokol Kesehatan Pilkada Bisa Dipidana )
Penemuan mayat perempuan itu berawal saat warga Sidosari, Dukuhsari, Wonokerto, Turi, Sleman, Sarjono, 55 akan memetik salak di kebun itu mencium bauk busuk setelah dicari berasal dari tumpukan daun salak yang meninggi, setelah mencokernya melihat ada mayat perempuan tanpa identitas memakai daster kotak-kotak biru muda, jaket biru serta memakai cincin emas di jari manis sebelah kiri.
Saat ditanya perempuan itu warga Dlingo, Bantul. Setelah petugas mendatangi rumah korban, membenarkan itu keluarganya, yang bernama Sri Utami, 40. Ia merupakan janda dengan anak dua. Selama ini keluarga tahunya Sri Utami pergi merantau dan tidak mengetahui keberadaannya. Karena itu tidak melaporkan kalau ada keluarganya yang hilang.
“Mengapa kasus ini sampai tujuh tahun. Selain pelaku menghilang, juga tidak ada identitas korban, kondisi sudah rusak dan sidik jari yang menempel tidak ada. Serta baru mengetahui identasnya setelah tersangka tertangkap,” kata Burkan saat ungkap kasus di Mapolda DIY, Kamis (3/12/2020).
(Baca juga: Kabareskrim Pastikan Pelanggaran Protokol Kesehatan Pilkada Bisa Dipidana )
Penemuan mayat perempuan itu berawal saat warga Sidosari, Dukuhsari, Wonokerto, Turi, Sleman, Sarjono, 55 akan memetik salak di kebun itu mencium bauk busuk setelah dicari berasal dari tumpukan daun salak yang meninggi, setelah mencokernya melihat ada mayat perempuan tanpa identitas memakai daster kotak-kotak biru muda, jaket biru serta memakai cincin emas di jari manis sebelah kiri.
Lihat Juga :