Limbah Organik di Barru Bakal Dimanfaatkan untuk Energi Terbarukan

Rabu, 02 Desember 2020 - 19:37 WIB
"Ada plus minus bahan bakar alternatif, namun akan kami cek satu persatu sampelnya, untuk uji kadar kalor dan kadar airnya," sebut Dimas Satria yang menjadi pembicara dari pihak Perusahaan Indonesia Power sembari berkomitmen akan melakukan pendampingan dan beri support penuh ke semua kalangan yang ingin membuat limbah organik menjadi biomassa, melalui pemerintah daerah.

Perusahaan Indonesia Power ini, yang mengelola PLTU Bawasaloe menjelaskan secara teknis proyeksi penggunaan sampah, limbah, maupun sisa pertanian untuk dikelola menjadi energi terbarukan.

Baca Juga: Unhas Bakal Buka Prodi Teknologi Pakan Ternak dan Wisata Bahari di Barru

Apalagi, Kabupaten Barru memiliki sampah organik buangan sisa hasil pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan termasuk kerajinan. Menghimpun limbah ini, baik berupa jerami padi, sekam padi, kulit kemiri, tongkol jagung, serbuk gergaji, dan lainnya untuk diolah menjadi hasil produksi sampah berupa pellet dan briket.

Nantinya, limbah dimaksud akan dikelola dihimpun dari masyarakat untuk kemudian diolah di instalasi yang ada di pusat pengolahan limbah sampah di Barru. Setelah dicacah kemudian dibuat menjadi pellet atau briket untuk dapat diterima sebagai hasil oleh PT PLN Indonesia Power.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!