Bupati Akui Bansos Tak Tepat Sasaran, PNS Terima Bantuan

Selasa, 12 Mei 2020 - 08:31 WIB
Bupati Blora Djoko Nugroho menyebut bantuan sosial berupa sembako banyak yang tak tepat sasaran. FOTO : IST
BLORA - Bantuan sosial berupa sembako yang digulirkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah didistribusikan di Blora Jawa Tengah. Namun, bantuan senilai Rp200 ribu itu banyak tepat sasaran sehingga dikeluhkan masyarakat.

“Saya ingin menyampaikan tentang bantuan sosial. Bansos di Blora sumbernya banyak, ada dari Presiden (Pusat), Kemensos, Pemprov, Kabupaten, dan Pemerintah Desa,” kata Bupati Blora Djoko Nugroho, Senin (11/5/2020).



“Saat ini yang sudah diterima masyarakat adalah bantuan dari Presiden berupa sembako senilai Rp200 ribu per KPM (Keluarga Penerima Manfaat). Kemudian BST (Bantuan Sosial Tunai) dari Kemensos senilai Rp600 ribu per bulan juga mulai dicairkan dalam bentuk tunai tiap KPM. Selebihnya masih diproses,” ucapnya.

Dia menekankan bahwa penyaluran bantuan dari Presiden dan Kemensos itu didasarkan pada data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Menurutnya, Pemkab tidak memiliki punya kewenangan untuk mengubah data dari BPS itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!