4 Tokoh Adat Papua Minta Otsus Dilanjutkan dan Dana Diaudit Menyeluruh

Rabu, 25 November 2020 - 16:13 WIB
Tokoh Adar Saireri di Jayapura Niko Mauri yang juga sebagai salah satu pelaku sejarah turunnya Otsus Papua mengungkap hal senada. Niko meminta perjuangan pendahulu untuk turunnya Otsus hendaknya menjadi perhatian bersama. Otsus Adalah berkat yang Tuhan berikan untuk Papua. Perbedaan pandangan hendaknya disingkirkan untuk kemajuan Tanah Papua.

"Otsus adalah berkat bagi Papua, untuk kemajuan dan kemakmuran Papua. Mari kita yang hadir dan banyak tokoh di Papua ini sudah berumur. Sehingga sepantasnya kita letakkan pondasi jembatan emas yang baik untuk generasi muda kita. Sehingga nantinya generasi kita ini tidak bingung melangkah, meraba-raba," ucapnya.

Sementara, Ketua LMA Nabire, Socrates Sayori menegaskan jika sebelum Otsus dilanjutkan audit harus dilakukan. "Kita harus tegas meminta audit Otsus. Jangan kita memelihara kesalahan-kesalahan yang besar, karena kalau kita lakukan itu maka kita akan mati bersama," ucapnya.

Dia mengaku sebagai tokoh adat Seireri 2 (dua) tidak pernah menolak Otsus. Meski dana 6% untuk adat dikatakan tidak tahu keberadaannya. "Dana untuk adat tidak jelas kemana, padahal 6 persen hak untuk adat. Namun karena ini adalah undang-undang maka tidak bisa dihentikan, yang ada adalah dievaluasi dan lanjutkan," jelasnya.

Diakhir pertemuan, para tokoh adat ini membacakan pernyataan sikap yang isinya meminta pemerintah melakukan audit menyeluruh penggunaan dana Otsus di Papua serta melakukan evaluasi atas seluruh program Otsus di Papua dan maminta Otsus tetap dilanjutkan.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!