Kasus COVID-19 di Salatiga Melonjak, Tenaga Kesehatan Mulai Kewalahan
Rabu, 25 November 2020 - 04:11 WIB
Kasus COVID-19 di Kota Salatiga dalam beberapa hari belakangan meningkat tajam. Tenaga kesehatan mulai kewalahan dalam menangani kasus ini. Ilustrasi/SINDOnews
SALATIGA - Kasus COVID-19 di Kota Salatiga dalam beberapa hari belakangan meningkat tajam. Tenaga kesehatan mulai kewalahan dalam menangani kasus ini.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga Siti Zuraidah mengatakan, hari ini ada penambahan kasus COVID-19 sebanyak 38 orang. Dengan demikian jumlah pasien positif COVID-19 yang aktif atau menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan isolasi mandiri sebanyak 153 orang.
Sedangkan jumlah kumulatif kasus COVID-19 mencapai 551 orang dan jumlah pasien yang meninggal dunia bertambah satu orang atau menjadi 14 orang. "Yang meninggal adalah supek COVID-19 dengan gejala. Pasien tersebut kasus 503 seorang perempuan berusia 54 tahun warga Blotongan, Sidorejo," kata Siti Zuraidah, Selasa (24/11/2020).
Dia menyatakan, kasus COVID-19 akhir-akhir ini terus meningkat dan yang meninggal dunia juga terus bertambah. Terjadinya peningkatan kasus ini, tentunya membuat kerja tenaga kesehatan bertambah berat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga Siti Zuraidah mengatakan, hari ini ada penambahan kasus COVID-19 sebanyak 38 orang. Dengan demikian jumlah pasien positif COVID-19 yang aktif atau menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan isolasi mandiri sebanyak 153 orang.
Sedangkan jumlah kumulatif kasus COVID-19 mencapai 551 orang dan jumlah pasien yang meninggal dunia bertambah satu orang atau menjadi 14 orang. "Yang meninggal adalah supek COVID-19 dengan gejala. Pasien tersebut kasus 503 seorang perempuan berusia 54 tahun warga Blotongan, Sidorejo," kata Siti Zuraidah, Selasa (24/11/2020).
Dia menyatakan, kasus COVID-19 akhir-akhir ini terus meningkat dan yang meninggal dunia juga terus bertambah. Terjadinya peningkatan kasus ini, tentunya membuat kerja tenaga kesehatan bertambah berat.
Lihat Juga :