Gudang Beras Oplosan di Kobar Digerebek, Pemilik Bergelar Sarjana Ditangkap

Senin, 11 Mei 2020 - 12:01 WIB
“Jadi, pelaku memasarkan lima merek beras yang masih bagus ukuran 5 kg, 10 kg dan 20 kg. Beras tersebut bermerek Piala Mas, Lobster, Balon Udara, Cenderawasih dan Belimbing. Kemudian beras yang sudah busuk yang diambil dari toko toko itu dioplos dengan beras dengan kualitas baik. Porsi pengoplosan, 50% busuk 50% baik,” ujar perwira menengah ini.

Untuk mengelabuhi konsumen, beras yang sudah busuk sebelumnya diolah dulu menggunakan zat kimia berbahaya supaya warnanya kembali putih.

“Caranya, seluruh beras yang busuk disimpan di dalam terpal kemudian disisipkan dalam botol aqua berupa obat atau racun yg diduga digunakan untuk menghilangkan atau mematikan kutu. Beras tersebut kemudian ditutup dalam terpal selama kurang lebih 1 minggu,” katanya.

Kasat Reskrim AKP Rendra Aditya Dhani menambahkan, setelah satu minggu beras busuk diproses, pelaku kemudian membuka terpal tersebut. “Pelaku selanjutnya membuka terpal, dan menaburkan beras yang sudah diproses tersebut ke atas terpal sambil dikipas angin agar kutu/ulat bisa terlepas dari beras tersebut,” tutur AKP Rendra Aditya.

Setelah bersih, lanjut Rendra, selanjutnya pelaku mencampurkan beras tersebut dengan beras yang masih bagus. Setelah beras dioplos dengan sempurna dengan takaran 50% beras busuk dan 50% beras bagus, kemudian dimasukan ke dalam kemasan karung beras dan baru dijahit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!