20 Ha Hutan Belantara di Indragiri Disulap Jadi Kampung Tangguh Nusantara

Kamis, 19 November 2020 - 20:04 WIB
Di lokasi barunya, para keluarga yang didatangkan dari Sukabumi dibina dengan berbagai macam program pemberdayaan, mulai keterampilan bertani, keterampilan wirausaha, keterampilan manajeman, keterampilan administrasi dan juga beberapa keterampilan lainnya yang menunjang pada peningkatan kesejahteraan. (Baca Juga: 400 Rumah di Indragiri Hulu Riau Terendam Banjir)

Dijelaskan Aa Zaki, program ini menjadi bagian dari proyek pembangunan ekonomi di berbagai daerah yang dimulai sejak tahun 2005. Saat itu, program ini dinamakan "KARIBAJA” yang merupakan singkatan dari Kalimantan, Riau, Batam dan Jawa. Daerah-daerah tersebut menjadi target penyebaran.

Adapun program pembangunan ekonomi ini ditujukan bagi masyarakat yang secara ekonomi mendapat kesulitan akibat persaingan usaha di daerah tempat tinggal asalnya, yang mayoritas berasal dari Jawa Barat. Mereka kemudian diberdayakan di tempat baru bersama masyarakat setempat dengan harapan mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Kini, hutan seluas 21 hektare itu telah berubah menjadi Kampung Tangguh Nusantara dengan aktivitas pertanian produktif yang terdiri dari 18 hektar menjadi kebun sawit, lainnya untuk pertanian holtikultura. Antara lain, 2 hektare ditanami sayuran, setengah hektar kebun pepaya dan setengah hektar lagi adalah tempat tinggal dan sarana umum penghuni.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!