BNNP Ungkap Narkotika di Bali Kebanyakan dari Riau
Senin, 16 November 2020 - 23:33 WIB
"Ekstasi sifatnya rekreasional dan menjadi kebutuhan bagi penggunanya di klub malam. Namun, dalam penangkapan tidak ada ditemukan tersangka yang WNA, semuanya WNI," bebernya.
Menurut Suastawa, pengungkapan kasus narkoba di Bali meningkat 8%. Dilihat dari jumlah kasus, pada tahun sebelumnya tercatat ada 517 kasus. Sedangkan pada 2020 ada 618 kasus. Data itu terhitung sejak Januari sampai November 2020.
"Dampak pandemi ini sangat besar pengaruhnya karena para pengguna (narkotika) banyak di-PHK dan kegiatannya banyak di rumah, jadi tagihannya semakin tinggi. Namun, karena tidak ada kegiatan, tak sedikit yang memanfaatkan sedikit uangnya misalnya untuk beli barang-barang itu (narkoba) sebenarnya sekarang pengawasan semakin ketat," katanya.
Menurut Suastawa, pengungkapan kasus narkoba di Bali meningkat 8%. Dilihat dari jumlah kasus, pada tahun sebelumnya tercatat ada 517 kasus. Sedangkan pada 2020 ada 618 kasus. Data itu terhitung sejak Januari sampai November 2020.
"Dampak pandemi ini sangat besar pengaruhnya karena para pengguna (narkotika) banyak di-PHK dan kegiatannya banyak di rumah, jadi tagihannya semakin tinggi. Namun, karena tidak ada kegiatan, tak sedikit yang memanfaatkan sedikit uangnya misalnya untuk beli barang-barang itu (narkoba) sebenarnya sekarang pengawasan semakin ketat," katanya.
(shf)
Lihat Juga :