Jersey SFC Dagangan Gubernur Sumsel Laku Keras
Minggu, 15 November 2020 - 22:54 WIB
"Kompetisi masih ditunda karena pandemi Covid-19. Harapan dan semangat menajemen, pemain dan masyarakat tetap harus terjaga. Ini yang paling penting," ujarnya Pembina SFC ini.
Deru menekankan, slogan “Sriwijaya FC Kito Pacak” menjadi penyemangat bagi semua aspek pesepakbolaan Sumsel. "Jersey ini sengaja dijual agar penggemar SFC bisa ikut memberikan semangat hingga ke kabupaten/kota. Intinya ini orientasinya bukan profit, tetapi lebih kepada semangat rasa memiliki," tegas Deru.
Sementara itu, Presiden Klub SFC Asfan Fikri mengatakan, pada dasarnya SFC siap untuk melaksanakan kompetisi. Pihaknya telah melakukan rekrutmen pemain, melakukan pelatihan dan lain sebagainya.
"Namun kompetisi ditunda karena pandemi Covid-19. Jersey SFC asli yang dijual oleh Gubernur Sumsel ini sebagai bukti jika SFC masih ada. Semangat ini diharapkan bisa mengembalikan kejayaan SFC pada kompetisi mendatang," harapnya.
Deru menekankan, slogan “Sriwijaya FC Kito Pacak” menjadi penyemangat bagi semua aspek pesepakbolaan Sumsel. "Jersey ini sengaja dijual agar penggemar SFC bisa ikut memberikan semangat hingga ke kabupaten/kota. Intinya ini orientasinya bukan profit, tetapi lebih kepada semangat rasa memiliki," tegas Deru.
Sementara itu, Presiden Klub SFC Asfan Fikri mengatakan, pada dasarnya SFC siap untuk melaksanakan kompetisi. Pihaknya telah melakukan rekrutmen pemain, melakukan pelatihan dan lain sebagainya.
"Namun kompetisi ditunda karena pandemi Covid-19. Jersey SFC asli yang dijual oleh Gubernur Sumsel ini sebagai bukti jika SFC masih ada. Semangat ini diharapkan bisa mengembalikan kejayaan SFC pada kompetisi mendatang," harapnya.
(end)
Lihat Juga :