Ketua Komnas Anak Bantah Pernyataan Kandungan BPA di Galon Isi Ulang
Sabtu, 14 November 2020 - 05:09 WIB
Ilustrasi galon isi ulang. Foto/Dok
BOGOR - Ketua Komnas Anak Arist Merdeka Sirait membantah pernyataan bahwa galon plastik isi ulang mengandung BPA. BPA (bisphenol-A) adalah bahan kimia yang ditambahkan ke banyak produk komersial, termasuk wadah makanan dan produk kebersihan.
“Itu adalah pernyataan saya tiga tahun yang lalu, bukan baru,” kata Arist memberi penjelaskan kepada media massa melalui telepon, Jumat (13/11/2020). Menurut Arist, pernyataan dirinya mengenai kandungan BPA tersebut adalah dalam konteks plastik secara umum. (Baca juga: Ketua Komnas PA Arist Merdeka Apresiasi Aplikasi Horas Paten)
Ada pun, terkait keamanan produk kemasan pangan, mengacu dari ketentuan yang telah ditetapkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), bahwa produsen wajib memenuhi semua syarat dalam regulasi keamanan pangan. Produk-produk yang telah memenuhi syarat dan uji dari BPOM akan mendapatkan Nomor Izin Edar (NIE). (Baca juga: Perusahaan Global Bersatu Atasi Masalah Sampah Plastik )
Sementara itu, Direktur Standardisasi Pangan Olahan Dra. Sutanti Siti Namtini Apt PhD menjelaskan, pentingnya NIE yang diterbitkan BPOM menandakan pemenuhan persyaratan pangan terhadap keamanan, mutu, dan gizi.
“Itu adalah pernyataan saya tiga tahun yang lalu, bukan baru,” kata Arist memberi penjelaskan kepada media massa melalui telepon, Jumat (13/11/2020). Menurut Arist, pernyataan dirinya mengenai kandungan BPA tersebut adalah dalam konteks plastik secara umum. (Baca juga: Ketua Komnas PA Arist Merdeka Apresiasi Aplikasi Horas Paten)
Ada pun, terkait keamanan produk kemasan pangan, mengacu dari ketentuan yang telah ditetapkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), bahwa produsen wajib memenuhi semua syarat dalam regulasi keamanan pangan. Produk-produk yang telah memenuhi syarat dan uji dari BPOM akan mendapatkan Nomor Izin Edar (NIE). (Baca juga: Perusahaan Global Bersatu Atasi Masalah Sampah Plastik )
Sementara itu, Direktur Standardisasi Pangan Olahan Dra. Sutanti Siti Namtini Apt PhD menjelaskan, pentingnya NIE yang diterbitkan BPOM menandakan pemenuhan persyaratan pangan terhadap keamanan, mutu, dan gizi.
Lihat Juga :