Gawat, Pasien COVID-19 RS Paru dr Ario Wirawan Salatiga Melarikan Diri
Rabu, 11 November 2020 - 11:18 WIB
Ilustrasi/SINDOnews/Dok
SALATIGA - Pasien positif COVID-19 yang di rawat di Rumah Sakit (RS) Paru Ario Wirawan Salatiga berinisial A, warga Kelurahan Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga melarikan diri.
Pasien tersebut kabur saat menjalani perawatan di ruang isolasi (Ruang Melati) RS Paru Ario Wirawan pada 7 November 2020.
Informasi yang dihimpun wartawan, Kamis (10/11/2020) menyebutkan, pasien positif COVID-19 berjenis kelamin laki-laki berusia 68 tahun tersebut menjalani perawatan di RS Paru dr Ario Wirawan sejak 30 Oktober 2020. Hasil diagnosa pasien tersebut terkonfirmasi positif COVID-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Kota Salatiga Siti Zuraidah saat dikonfirmasi menyatakan, pihaknya telah menerima laporan dari RS Paru dr Ario Wirawan terkait adanya pasien positif COVID-19 yang kabur dari ruang isolasi.
"Kami sudah menerima laporan. Baru saja surat dari RS Paru dr Ario Wirawan kami terima," katanya kepada SINDOnews, Kamis (10/11/2020).
Dia mengatakan, setelah mengetahui adanya pasien COVID-19 yang melarikan diri dari ruang isolasi RS Paru dr Ario Wirawan, DKK langsung meminta Puskesmas sesuai wilayah, yakni Kecamatan Sidorejo untuk berkoordinasi dengan Satgas COVID-19 tingkat kecamatan, kelurahan hingga RW untuk melacak keberadaan pasien melalui pihak keluarga.
Pasien tersebut kabur saat menjalani perawatan di ruang isolasi (Ruang Melati) RS Paru Ario Wirawan pada 7 November 2020.
Informasi yang dihimpun wartawan, Kamis (10/11/2020) menyebutkan, pasien positif COVID-19 berjenis kelamin laki-laki berusia 68 tahun tersebut menjalani perawatan di RS Paru dr Ario Wirawan sejak 30 Oktober 2020. Hasil diagnosa pasien tersebut terkonfirmasi positif COVID-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Kota Salatiga Siti Zuraidah saat dikonfirmasi menyatakan, pihaknya telah menerima laporan dari RS Paru dr Ario Wirawan terkait adanya pasien positif COVID-19 yang kabur dari ruang isolasi.
"Kami sudah menerima laporan. Baru saja surat dari RS Paru dr Ario Wirawan kami terima," katanya kepada SINDOnews, Kamis (10/11/2020).
Dia mengatakan, setelah mengetahui adanya pasien COVID-19 yang melarikan diri dari ruang isolasi RS Paru dr Ario Wirawan, DKK langsung meminta Puskesmas sesuai wilayah, yakni Kecamatan Sidorejo untuk berkoordinasi dengan Satgas COVID-19 tingkat kecamatan, kelurahan hingga RW untuk melacak keberadaan pasien melalui pihak keluarga.
Lihat Juga :