Dites, Seekor Kucing di Spanyol Positif Virus Corona
Sabtu, 09 Mei 2020 - 12:16 WIB
Seekor kucing melihat dari jendela di Ronda, Spanyol. Foto/REUTERS/Jon Nazca
MADRID - Virus Corona tak hanya menjangkiti manusia, tapi juga seekor kucing. Seekor kucing milik satu keluarga di Catalonia, Spanyol, dites positif virus corona. Informasi ini diungkap oleh profesor yang melakukan autopsi pada kucing yang sudah mati itu.
“Kucing itu tidak mati akibat virus corona, tapi akibat masalah pernapasan yang sudah ada sebelumnya yang umum dialami kucing-kucing,” ungkap Profesor Joaquim Segales dari Pusat Riset Kesehatan Hewan Catalonia.
Kucing bernama Negrito itu merupakan kucing keenam yang dideteksi positif corona.
Kucing itu milik keluarga di Barcelona, yang beberapa anggota keluarganya terjangkit corona. Kucing itu dites saat autopsi pada 22 April.
“Dokter hewan yang menyuntik mati kucing itu menyadari bahwa binatang itu mengalami kelainan pernapasan sangat parah dan khawatir jika kucing itu menderita Covid-19,” ujar Segales.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan semua bukti menunjukkan virus itu awalnya ada pada binatang tapi belum ada bukti jelas bagaimana virus menyebar antar spesies dari binatang pembawanya yang diduga adalah kelelawar, hingga menjangkiti manusia.
“Kucing itu tidak mati akibat virus corona, tapi akibat masalah pernapasan yang sudah ada sebelumnya yang umum dialami kucing-kucing,” ungkap Profesor Joaquim Segales dari Pusat Riset Kesehatan Hewan Catalonia.
Kucing bernama Negrito itu merupakan kucing keenam yang dideteksi positif corona.
Kucing itu milik keluarga di Barcelona, yang beberapa anggota keluarganya terjangkit corona. Kucing itu dites saat autopsi pada 22 April.
“Dokter hewan yang menyuntik mati kucing itu menyadari bahwa binatang itu mengalami kelainan pernapasan sangat parah dan khawatir jika kucing itu menderita Covid-19,” ujar Segales.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan semua bukti menunjukkan virus itu awalnya ada pada binatang tapi belum ada bukti jelas bagaimana virus menyebar antar spesies dari binatang pembawanya yang diduga adalah kelelawar, hingga menjangkiti manusia.
Lihat Juga :