Krisis Air Bersih Berkepanjangan Masih Menghantui Sumbawa
Sabtu, 07 November 2020 - 21:15 WIB
Menanggapi masalah ini, pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa, Jarot-Mokhlis berikhtiar akan memperbaiki dan melengkapi infrastruktur. Mereka ingin persoalan kebutuhan air bersih dapat dipenuhi secara merata.
"Ke depan jika kami memimpin Sumbawa maka salah satu yang akan menjadi perhatian yaitu ketersediaan air bersih bagi warga di 17 kecamatan dan 42 desa yang setiap tahun mengalami kekeringan," kata Calon Bupati Sumbawa, H Jarot di Kecamatan Terano, Jumat (6/11/2020).
Salah satu cara yang dapat dilakukan, kata Jarot, adalah dengan melengkapi dan menambah jumlah dan kapasitas pipa air. Penambahan jumlah sumur dan kedalamannya juga perlu dilakukan. Kedalaman sumur dari yang saat ini sekitar 30 meter menjadi 50 sampai 80 meter. “Kekeringan ini setiap tahun rutin terjadi. Semoga kami memimpin Sumbawa dan melepaskan kesulitan warga khususnya dalam ketersediaan air bersih,” katanya.
(shf)
Lihat Juga :