Banyak Oknum di Pangandaran Lakukan Pemerasan ke Pesantren
Sabtu, 07 November 2020 - 19:05 WIB
"Bantuan penanganan dan penanggulangan pencegahan penularan Covid-19 bersumber dari Pemerintah Pusat," kata dia.
Menurut Supriana, di Pangandaran ada 143 pondok pesantren, 678 madrasah diniyah, dan 225 TPA/TPQ, "Pondok pesantren dan madrasah diniyah juga TPA/TPQ jumlah bantuannya berbeda," tambahnya.
Untuk pondok pesantren Rp15 juta, madrasah diniyah dan TPA/TPQ Rp10 juta. "Bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan kegiatan belajar mengajar selama kondisi masa Pandemi Covid-19," jelasnya.
Pembelajaran dimasa Pandemi Covid-19 tersebut banyak kebutuhan diantaranya sarana dan fasilitas kegiatan belajar seperti Wifi dan alat kesehatan. "Kami mengimbau penerima bantuan bisa memanfaatkan secara maksimal," terang Supriana.
Meski dengan kondisi Pandemi Covid-19 kegiatan belajar dilingkungan Kemenag Pangandaran sudah aktif. "Kami juga gencar menggelar sosialisasi agar membiasakan fhisical distanting kepada pengajar," paparnya.
Menurut Supriana, di Pangandaran ada 143 pondok pesantren, 678 madrasah diniyah, dan 225 TPA/TPQ, "Pondok pesantren dan madrasah diniyah juga TPA/TPQ jumlah bantuannya berbeda," tambahnya.
Untuk pondok pesantren Rp15 juta, madrasah diniyah dan TPA/TPQ Rp10 juta. "Bantuan tersebut untuk memenuhi kebutuhan kegiatan belajar mengajar selama kondisi masa Pandemi Covid-19," jelasnya.
Pembelajaran dimasa Pandemi Covid-19 tersebut banyak kebutuhan diantaranya sarana dan fasilitas kegiatan belajar seperti Wifi dan alat kesehatan. "Kami mengimbau penerima bantuan bisa memanfaatkan secara maksimal," terang Supriana.
Meski dengan kondisi Pandemi Covid-19 kegiatan belajar dilingkungan Kemenag Pangandaran sudah aktif. "Kami juga gencar menggelar sosialisasi agar membiasakan fhisical distanting kepada pengajar," paparnya.
(ars)
Lihat Juga :