Janda Bolong Berkah Bagi Penjual Bunga Saat Pandemi
Sabtu, 07 November 2020 - 07:01 WIB
Yenita di antara bunga-bunga yang menjadi koleksi sekaligus dagangan yang memberinya berkah saat pandemi.Foto/Rus Akbar
PADANG - Yenita (52) tersenyum malu-malu ketika membahas soal bunga janda bolong di tempat jualannya di Jalan Khatib Sulaiman, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat.
"Kita ada jual bunga janda bolong namun kondisinya sedikit agak marenggeh (meranggas), ini lagi yang tersisa pada kita, kemarin ada stok 20 polibag tapi udah banyak yang membeli sekarang tinggal lima pot lagi," tuturnya.
Untuk satu polibag, Yenita menjual paling murah senilai Rp80 ribu. Itupun bunga janda bolong dengan daun tiga helai. Kalau daunnya lebih dari tiga helai harganya lebih. "Paling bagus kita jual ada bervariasi ada Rp500 ribu ada yang lebih itupun kualitas bagus sesuai dengan selera pembeli," ujarnya.(Baca juga: Kontak Tembak dengan OPM, 1 Prajurit Raider Gugur )
Merawat bunga janda bolong ini sedikit murah-murah sulit. "Untuk merawat janda bolong ini jangan pula kering dan jangan basah, kemudian jangan terkena sinar matahari itu bisa mati bunganya," ucapnya.
"Kita ada jual bunga janda bolong namun kondisinya sedikit agak marenggeh (meranggas), ini lagi yang tersisa pada kita, kemarin ada stok 20 polibag tapi udah banyak yang membeli sekarang tinggal lima pot lagi," tuturnya.
Untuk satu polibag, Yenita menjual paling murah senilai Rp80 ribu. Itupun bunga janda bolong dengan daun tiga helai. Kalau daunnya lebih dari tiga helai harganya lebih. "Paling bagus kita jual ada bervariasi ada Rp500 ribu ada yang lebih itupun kualitas bagus sesuai dengan selera pembeli," ujarnya.(Baca juga: Kontak Tembak dengan OPM, 1 Prajurit Raider Gugur )
Merawat bunga janda bolong ini sedikit murah-murah sulit. "Untuk merawat janda bolong ini jangan pula kering dan jangan basah, kemudian jangan terkena sinar matahari itu bisa mati bunganya," ucapnya.
Lihat Juga :