Provinsi Sulsel Kini Bebas dari Zona Merah COVID-19

Jum'at, 06 November 2020 - 21:12 WIB
Ketua Tim Ahli Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel, Prof Ridwan Amiruddin. Foto: SINDONews/Dok
MAKASSAR - Pencegahan penularan COVID-19 di Sulawesi Selatan (Sulsel) terus mengalami perbaikan. Angka kesembuhan pasien positif pun terus mengalami peningkatan. Kondisi ini memberi kontribusi pada peralihan zona kerawanan penularan di 24 kabupaten/kota.

Ketua Tim Ahli Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulsel, Prof Ridwan Amiruddin mengaku, beberapa indikator COVID-19 mulai bergeser ke arah yang semakin baik sejak awal November. (Baca Juga: Sulsel dan Jatim Dinilai Berhasil Kendalikan Kasus Covid-19)



Berdasarkan data Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Sulsel terkait peta kerawanan COVID-19 per tanggal 5 November 2020, Sulsel kini dinilai tak lagi masuk kategori risiko tinggi penularan COVID-19. Tak ada daerah yang dilaporkan masuk zona merah. “Sulsel bebas zona merah COVID-19," tegas Ridwan kepada SINDONews, Jumat (6/11/2020).

Dia melanjutkan, kabupaten/kota di Sulsel saat ini berada di zona kuning dan zona oranye. Meski belum ada daerah yang dinyatakan zona hijau. Dari data, ada 5 kabupaten di Sulsel yang tercatat masuk zona kuning (risiko rendah), di antaranya Kabupaten Kepulauan Selayar, Barru, Takalar, Wajo dan Sidrap. Sementara 19 kabupaten/kota lainnya, masuk dalam klasifikasi zona oranye (kategori risiko sedang).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!