10 Besar Nominator Masuk Final Indonesia Healthcare Innovation Awards IV 2020

Jum'at, 06 November 2020 - 10:00 WIB
“Lewat IHIA-IV 2020, kami ingin berkontribusi dalam upaya percepatan penanggulangan COVID-19 di Indonesia. Karenanya kami mendorong agar inovasi-inovasi yang dikembangkan tak hanya berfokus pada industri berskala besar namun juga yang dilakukan oleh para pelaku industri kecil dan menengah,” kata Regional Managing Director & EVP idsMED, Rufi Susanto, di Jakarta, Kamis (5/11/2020).

Sementara itu, Ketua Umum IndoHCF, Dr dr Supriyantoro SpP, MARS mengatakan, ajang IHIA-IV 2020 dan rangkaian ilmiahnya merupakan bentuk kontribusi dalam memberikan dukungan kepada pemerintah untuk penanggulangan pandemi COVID-19.

IndoHCF, kata Supriyantoro, yakin dengan kolaborasi dan sinergi bersama bisa menjadi sesuatu kekuatan yang bermakna dalam mendukung pembangunan kesehatan khususnya di era pandemi COVID-19 saat ini.

Supriyantoro menyebut, adanya pandemi COVID-19 tidak menyurutkan inisiatif para inovator di bidang kesehatan, baik pemerintah maupun swasta untuk terus berkarya dan berkreasi. Ajang pentas IHIA-IV 2020 ini diikuti oleh 138 inovator dari seluruh Indonesia.

“Mereka tetap antusias menghadirkan solusi yang inovatif dan aplikatif guna meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Ini pula yang mendorong kami tetap menggelar ajang IHIA IV-2020 meski secara virtual,” kata dia.

Ada pun 10 besar finalis IHIA IV-2020 masing-masing kategori antara lain Kategori Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) yaitu: MAME SOLAH MATARAM, NTB; Emergency Button Sollution In My Hand, RSUD Dr Iskak Tulungagung, Jatim; The Great Ambulance Hebat Kota Semarang, Jateng; Inovasi SPGDT Melalui Pelatihan Pertolongan Pertama Bagi Masyarakat, Tangsel, Banten; Jakarta Emergency Medical Service (JEMS), DKI Jakarta; PAMOR KANCIL (Patroli Ambulans Motor untuk Penanganan Pasien Emergency Daerah Terpencil), Kabupaten Bangka , Bangka Belitung; PSC 119 YES Kota Yogyakarta; PSC 119 SREGEP MAPAN KOTA CIREBON, Jabar; PSC 119 Kota Bitung "Perkasa”, Bitung, Sulawesi Utara; dan PSC 119 KABUPATEN ROKAN HULU SIGAP SELALU, Rokan Hulu, Riau.

Sedangkan untuk kategori Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) masing-masing adalah IVA CSW (Club Sayang Wanita), Kabupaten Nganjuk, Jatim; IVA TANTE CERDAS, Kabupaten Nganjuk, Jatim; Kampung Germas Boyolali, Jateng; KAMPUNG SIAGA CANDI HEBAT, Kota Semarang, Jateng; “KANG MAS CERDIK” (Kampung Gerakan Masyarakat Sehat dengan perilaku CERDIK), Kota Palopo, Sulsel; Kelompok Penjernih Air dari Barang Bekas (POKPIR BABE), Kota Bontang, Kaltim; MIE KESLING, Kota Malang, Jatim; Menurunkan angka kekambuhan ODGJ di Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur, Jakarta; Rumah Sehat Lansia (Rusela), Kota Semarang, Jateng dan SANPIISAN Upaya Pencegahan Kematian Ibu dan Bayi di Tengah Pandemi Covid-19, Kota Semarang, Jateng.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!