BI Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi Jawa Timur

Kamis, 05 November 2020 - 12:28 WIB
Destry juga menyampaikan bahwa terdapat lima dukungan BI dalam menjaga perekonomian nasional di tengah pandemi COVID-19. Pertama, membuka secara bertahap sektor produktif, potensial dengan mengedepankan protokol kesehatan.

Kedua, percepatan realisasi anggaran pemerintah pusat dan pemerintah daerah di sisa tahun 2020. Ketiga, sinergi kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil. Keempat, optimalisasi restrukturisasi kredit bagi dunia usaha. "Kelima, mendorong digitalisasi sistem pembayaran," ujar dia.

Kepala Perwakilan BI Jatim, Difi Ahmad Johansyah, mengatakan, Ejavec menjadi forum strategis dalam mendukung kemajuan ekonomi regional Jatim. Forum ini mengupas berbagai isu strategis untuk menggali rekomendasi dan solusi kreatif bagi Jatim. "Kami berharap Ejavec terus berkembang dan memberi kontribusi tercapainya Jatim sebagai smart province berbasis research,” kata dia.

BI Jatim, kata dia, terus memperhatikan perkembangan ekonomi global dan nasional yang diperkirakan membaik pada paruh kedua 2020. Sejalan dengan kondisi ini, kinerja ekonomi Jatim pada paruh kedua 2020 diperkirakan membaik. Potensi geliat ekonomi Jatim juga terlihat pada defisit neraca perdagangan yang terus menyempit, adanya peningkatan aktivitas bongkar muat di Tanjung Perak. "Mobilitas masyarakat ke tempat perbelanjaan juga terus meningkat," ujar dia.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!