Begini Kronologis Penembakan Pondok Pesantren di Bekasi
Selasa, 03 November 2020 - 19:20 WIB
Kemudian petugas mendapati informasi bahwa tembakan itu berasal dari sebuah senapa angin dari arah rumah kontrakan yang tidak jauh dari lokasi ponpes.”Petugas kemudian membawa pelaku dan menginterogasi, hasilnya dilakukan pelaku dengan tidak sengaja,” ungkapnya. (Baca juga; Bawa Pistol, Saksi Sidang Putra Wakil Wali Kota Tangerang Disemprit Hakim )
Karena tidak dilakukan dengan sengaja, akhirnya pelaku tidak ditahan petugas dan kembali dipulangkan. Untuk mediasi antara pelaku dan pemilik ponpes tersebut. Rencananya, pada Rabu (4/11/2020) petugas akan mempertemukan antara pelaku dengan pemilik ponpes.
Diberitakan sebelumnya, sebuah pondok pesantren yang berada di wilayah Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi dikabarkan diberondong tembakan. Dalam peristiwa itu, beruntungnya tidak sampai memakan korban jiwa. Hanya saja sejumlah fasilitas mengalami kerusakan.
Erna menjelaskan, dalam peristiwa tersebut ada delapan kali tembakan yang mengenai Ponpes tersebut.Hasil penyidikan, senjata yang dipakai merupakan senapan angin, bukan senjata api. Sayangnya, petugas kepolisian belum bisa mengungkap identitas pelakunya.
Erna memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun kerusakan ada pada dinding dan kaca – kaca pondok pesantren.”Tidak kita tahan pelakunya, masih dalam penyelidikan dan pendalaman di lokasi kejadian,” tegasnya.
Karena tidak dilakukan dengan sengaja, akhirnya pelaku tidak ditahan petugas dan kembali dipulangkan. Untuk mediasi antara pelaku dan pemilik ponpes tersebut. Rencananya, pada Rabu (4/11/2020) petugas akan mempertemukan antara pelaku dengan pemilik ponpes.
Diberitakan sebelumnya, sebuah pondok pesantren yang berada di wilayah Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi dikabarkan diberondong tembakan. Dalam peristiwa itu, beruntungnya tidak sampai memakan korban jiwa. Hanya saja sejumlah fasilitas mengalami kerusakan.
Erna menjelaskan, dalam peristiwa tersebut ada delapan kali tembakan yang mengenai Ponpes tersebut.Hasil penyidikan, senjata yang dipakai merupakan senapan angin, bukan senjata api. Sayangnya, petugas kepolisian belum bisa mengungkap identitas pelakunya.
Erna memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun kerusakan ada pada dinding dan kaca – kaca pondok pesantren.”Tidak kita tahan pelakunya, masih dalam penyelidikan dan pendalaman di lokasi kejadian,” tegasnya.
(wib)
Lihat Juga :