Giliran Ormas di Bukittinggi Mensweeping Motor Gede
Selasa, 03 November 2020 - 15:19 WIB
Ketua Markas Daerah (Mada) Laskar Merah Putih Sumatera Barat, Yonder WF Alvarent, mengaku belum bisa memberikan komentar soal video tersebut. “Kita masih ada persoalan internal dengan kawan-kawan tapi itu memang teman-teman kita juga, saat ini belum bisa komentar soal ini,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (3/11/2020).
Sedangkan Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan bahwa video tersebut telah diketahuinya dan berharap agar aksi organisasi masyarakat ini tidak terjadi kembali. (Bisa diklik: Aborsi Ilegal di Klinik Pandeglang, Sudah Lebih 100 Janin Digugurkan)
"Saya sudah kasih tahu Kapolres supaya aksi itu segera dicegah, nanti khawatinya akan menambah keresahan masyarakat. Laskar Merah Putih diminta tidak melakukan sweeping atau apalah yang dapat merugikan," kata Satake.
Satake meminta kepada organisasi masyarakat dan warga untuk mempercayai kasus pengeroyokan dan penganiayaan prajurit TNI kepada pihak kepolisian. "Soal kasus pengeroyokan anggota TNI itu sudah diproses pihak kepolisian. Jangan sampai ada kasus baru lagi," pungkasnya.
Sedangkan Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan bahwa video tersebut telah diketahuinya dan berharap agar aksi organisasi masyarakat ini tidak terjadi kembali. (Bisa diklik: Aborsi Ilegal di Klinik Pandeglang, Sudah Lebih 100 Janin Digugurkan)
"Saya sudah kasih tahu Kapolres supaya aksi itu segera dicegah, nanti khawatinya akan menambah keresahan masyarakat. Laskar Merah Putih diminta tidak melakukan sweeping atau apalah yang dapat merugikan," kata Satake.
Satake meminta kepada organisasi masyarakat dan warga untuk mempercayai kasus pengeroyokan dan penganiayaan prajurit TNI kepada pihak kepolisian. "Soal kasus pengeroyokan anggota TNI itu sudah diproses pihak kepolisian. Jangan sampai ada kasus baru lagi," pungkasnya.
(sms)
Lihat Juga :