Ini Penyebab Perceraian Meningkat Selama Pandemi
Senin, 02 November 2020 - 14:57 WIB
Suasanya pelayanan di Pengadilan Agama Gresik. Foto/SINDOnews/Ashadi
SURABAYA - Selama pandemi COVID-19 angka perceraian terus naik. Berbagai pihak menyebut masalah finansial dan efek psikologis akibat situasi karantina menjadi salah satu pemicu utama.
Namun, ada faktor lain yang perlu diwaspadai menurut para psikologi sebagai dinamika pernikahan. (Baca juga: Selama Pandemi Covid-19, Kasus Perceraian di Gresik Meningkat )
Dosen Psikologi Universitas Airlangga (Unair) Tri Kurniati Ambarini MPsi mengatakan, pasangan yang telah menikah umumnya akan mengalami tujuh tahapan pernikahan. Tahapan-tahapan tersebut terdiri atas passion atau gairah, realisasi, pemberontakan, kerja sama, reuni, ledakan, serta penyelesaian. Ketujuh tahapan tersebut akan diikuti oleh serangkaian fase-fase krisis berdasarkan umur pernikahan. (Baca juga: 7 Hari Lockdown, Pengadilan Agama Jakut Diserbu Pemohon Perceraian )
Pandemi menjadi salah satu penyerta, fase krisis pertama di pernikahan umumnya muncul di tahun ketiga. Pada tahun itu banyak adaptasi yang terjadi antara suami dan istri. Untuk mengatasinya, dibutuhkan diskusi dan penyesuaian baik sebelum maupun selama menjalani kehidupan rumah tangga.
Namun, ada faktor lain yang perlu diwaspadai menurut para psikologi sebagai dinamika pernikahan. (Baca juga: Selama Pandemi Covid-19, Kasus Perceraian di Gresik Meningkat )
Dosen Psikologi Universitas Airlangga (Unair) Tri Kurniati Ambarini MPsi mengatakan, pasangan yang telah menikah umumnya akan mengalami tujuh tahapan pernikahan. Tahapan-tahapan tersebut terdiri atas passion atau gairah, realisasi, pemberontakan, kerja sama, reuni, ledakan, serta penyelesaian. Ketujuh tahapan tersebut akan diikuti oleh serangkaian fase-fase krisis berdasarkan umur pernikahan. (Baca juga: 7 Hari Lockdown, Pengadilan Agama Jakut Diserbu Pemohon Perceraian )
Pandemi menjadi salah satu penyerta, fase krisis pertama di pernikahan umumnya muncul di tahun ketiga. Pada tahun itu banyak adaptasi yang terjadi antara suami dan istri. Untuk mengatasinya, dibutuhkan diskusi dan penyesuaian baik sebelum maupun selama menjalani kehidupan rumah tangga.
Lihat Juga :