Kecam Ulah Presiden Prancis, Ribuan Umat Islam Solo Demo

Rabu, 28 Oktober 2020 - 15:47 WIB
"Awal Oktober 2020, Presiden Prancis menyampaikan pernyataan tentang ancaman kelompok radikal muslim yang ingin mengubah nilai nilai liberalisme dan sekulerisme di Prancis ," kata Ketua Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) dalam pernyataan sikap yang diberikan saat demo berlangsung, Rabu (28/10/2020).

(Baca juga: Dituduh Lakukan Ujaran Kebencian, Risma Dilaporkan ke Polda Jatim )



Sebelumnya majalah satire Prancis Charlie Hebdo yang mengumumkan akan menerbitkan kembali kartun Nabi Muhammad dalam rangka menandai dimulainya persidangan kasus penyerangan kantor mereka terkait karikatur tersebut pada 7 September 2015 lalu.

Pada 23 Oktober 2020 lalu, Presiden Prancis mengeluarkan pernyataan kontroversial bahwa Islam adalah agama yang mengalami krisis di seluruh dunia. "Dari beberapa peristiwa dan pernyataan Presiden Prancis , dapat disimpulkan bahwa pemerintah Prancis membiarkan majalah Charlie Hebdo yang menghina Nabi Muhammad dengan dalih kebebasan berekspresi," tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!