Peringatan Sumpah Pemuda di Jateng, Dihadiri Difabel Hingga Mantan Teroris
Rabu, 28 Oktober 2020 - 14:48 WIB
"Saya sengaja mengundang, karena mereka punya karya-karya bagus. Anak-anak penyandang disabilitas ini misalnya, mereka punya kreasi banyak dan semangatnya luar biasa. Saya ajak agar mereka mendapat kesempatan ikut acara nasional bersama Presiden," ungkap Ganjar.
Termasuk kawan-kawan eks Napiter . Menurutnya, selama ini mereka sudah intens berkomunikasi dan selalu aktif memberikan edukasi pada masyarakat. (Baca juga: Kembali Jadi Tersangka, Habib Bahar Robek Surat Dari Polda Jabar )
"Mereka semua kita undang agar bisa menunjukkan bahwa mereka bukan anak-anak atau orang-orang yang kami kecualikan, tapi mereka akan selalu kami ajak berpartisipasi," ungkapnya.
Ia mengatakan, momentum peringatan Sumpah Pemuda harus dijadikan semangat anak-anak muda untuk berkarya. Saatnya, anak muda yang berkontribusi pada pembangunan negeri.
"Jangan lupa, Sumpah Pemuda mengingatkan pada kita tentang berbangsa, berbahasa dan ber Indonesia. Setiap melangkah, harus selalu ada kepentingan nasional, kepentingan bersama yang harus dijaga," ucapnya.
Termasuk kawan-kawan eks Napiter . Menurutnya, selama ini mereka sudah intens berkomunikasi dan selalu aktif memberikan edukasi pada masyarakat. (Baca juga: Kembali Jadi Tersangka, Habib Bahar Robek Surat Dari Polda Jabar )
"Mereka semua kita undang agar bisa menunjukkan bahwa mereka bukan anak-anak atau orang-orang yang kami kecualikan, tapi mereka akan selalu kami ajak berpartisipasi," ungkapnya.
Ia mengatakan, momentum peringatan Sumpah Pemuda harus dijadikan semangat anak-anak muda untuk berkarya. Saatnya, anak muda yang berkontribusi pada pembangunan negeri.
"Jangan lupa, Sumpah Pemuda mengingatkan pada kita tentang berbangsa, berbahasa dan ber Indonesia. Setiap melangkah, harus selalu ada kepentingan nasional, kepentingan bersama yang harus dijaga," ucapnya.
Lihat Juga :