Bencana Banjir dan Longsor Landa Kebumen, Ribuan Warga Terpaksa Mengungsi

Selasa, 27 Oktober 2020 - 15:38 WIB
Adapun desa yang terendam banjir, yaitu Krakal, Kalirancang, Sawangan, Seliling, Surotrunan dan Bojongsari di Kecamatan Alian. Kemudian, Roworejo, Tanahsari, Sumberadi, Wonosari dan Jatisari di Kecamatan Kebumen. "Banjir di Desa Bojongsari, disebabkan tanggul sungai jebol. Air sungai meluap kurang lebih setinggi 1 meter," kata Humas BPBD Kebumen, Heri Purwoto.

Selain itu, aliran Sungai Karanganyar di Kecamatan Karanganyar juga meluap. Akibatnya, 5 desa terendam. Yaitu Candi, Karanganyar, Panjatan, Jatiluhur dan Plarangan. Meluapnya aliran Sungai Kemit di Kecamatan Karanganyar dan Adimulyo merendam tiga desa. Yaitu Desa Grenggeng, Panjangsari dan Adimulyo, dengan ketinggian genangan 30 cm-50 cm.

Tanggul Sungai Telomoyo di Desa Madureja, Kecamatan Puring jebol dengan panjang sekitar 30 meter. Mengakibatkan air masuk ke pemukiman warga. Ketinggian kurang lebih 30 cm hingga 1 meter masuk kedalam pemukiman. Sehingga mengakibatkan 995 warga di 6 RT mengungsi ke SD Madureja.

Dampak dari jebolnya tanggul Sungai Telomoyo juga mengakibatkan genangan air di Desa Sidobunder dengan tinggi genangan 30 cm hingga 1 meter. Akibatnya 300 KK diungsikan ke tempat pengungsian di Rumah Panggung.

Dua desa di Kecamatan Sempor juga terendam banjir akibat luapan Sungai Jatinegara. Yaitu Desa Kalibeji dan Sidoharu, dengan tinggi genangan antara 30 cm hingga 50 cm.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!