Heboh, Pasien Meninggal Covid-19 Sewa Ambulance Bayar Rp15 Juta
Rabu, 15 April 2020 - 20:54 WIB
"Ada korban meninggal disebabkan Covid-19 di salah satu RS. Kemudian keluarga korban dikenakan biaya ambulance, peti jenazah, pendamping tenaga yang memakai alat APD sekitar 4 orang sejumlah Rp15 juta," tulisnya.
Tidak hanya itu, dia juga menulis bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tidak mau mendampingi keluarga korban untuk audiensi ke RS itu. Kontan, upload-an ini memantik respon dari netizen hingga mencapai ribuan.
Bahkan telah dibagikan sebanyak 3.090 kali. Tidak sedikit yang bersimpati atas postingan ini. Tidak sedikit juga yang melakukan autokritik.
Seperti ditulis oleh akun Gie misalnya. Akun ini malah mengingatkan Asep agar berhati-hati dengan postingannya, karena apa yang disampaikannya sangat meresahkan.
"Jadi berita ini seperti penyimpangan fakta yaang harusnya dipenyebar dijerat hukum atas nama baik RS yang sudah mengikuti protokol kesehatan, karena mereka mandiri, bukan RS rujukan," tulis akun ini..
Tidak hanya itu, sejumlah netizen juga ada yang ikut mengupload surat pernyataan dari keluarga pasien yang menyatakan bahwa uang tersebut diberikan secara ikhlas, dan apa yang ditulis oleh Asep tidak sesuai fakta.
Tidak hanya itu, dia juga menulis bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tidak mau mendampingi keluarga korban untuk audiensi ke RS itu. Kontan, upload-an ini memantik respon dari netizen hingga mencapai ribuan.
Bahkan telah dibagikan sebanyak 3.090 kali. Tidak sedikit yang bersimpati atas postingan ini. Tidak sedikit juga yang melakukan autokritik.
Seperti ditulis oleh akun Gie misalnya. Akun ini malah mengingatkan Asep agar berhati-hati dengan postingannya, karena apa yang disampaikannya sangat meresahkan.
"Jadi berita ini seperti penyimpangan fakta yaang harusnya dipenyebar dijerat hukum atas nama baik RS yang sudah mengikuti protokol kesehatan, karena mereka mandiri, bukan RS rujukan," tulis akun ini..
Tidak hanya itu, sejumlah netizen juga ada yang ikut mengupload surat pernyataan dari keluarga pasien yang menyatakan bahwa uang tersebut diberikan secara ikhlas, dan apa yang ditulis oleh Asep tidak sesuai fakta.
Lihat Juga :