Rawan Gempa, BPBD Jabar Antisipasi Potensi Tsunami di Pangandaran
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:43 WIB
Ilustrasi/SINDOnews/dok
BANDUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mengantisipasi dampak bencana alam di Pangandaran, khususnya tsunami akibat gempa bumi yang kerap terjadi di kawasan wisata favorit itu.
Diketahui, dua hari berturut-turut, gempa bumi tektonik mengguncang kawasan destinasi wisata favorit di Provinsi Jabar. Gempa bumi tektonik pertama terjadi, Minggu (25/10/2020) pukul 07:56:45 WIB dengan kekuatan 5,9 skala richter (SR).
Hari ini, Senin (26/10/2020) pukul 06:49:48, gempa bumi tektonik kembali mengguncang Pangandaran dengan kekuatan 4,9 SR.
Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Jabar, Ebet Nugraha mengatakan, langkah antisipasi bencana terus dilakukan BPBD Jabar di kawasan Pangandaran. Terakhir, kata Ebet, pihaknya menggelar simulasi penanganan bencana, salah satunya tsunami sehari sebelum gempa 5,9 SR mengguncang Pangandaran atau Sabtu (24/10/2020).
Diketahui, dua hari berturut-turut, gempa bumi tektonik mengguncang kawasan destinasi wisata favorit di Provinsi Jabar. Gempa bumi tektonik pertama terjadi, Minggu (25/10/2020) pukul 07:56:45 WIB dengan kekuatan 5,9 skala richter (SR).
Hari ini, Senin (26/10/2020) pukul 06:49:48, gempa bumi tektonik kembali mengguncang Pangandaran dengan kekuatan 4,9 SR.
Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Jabar, Ebet Nugraha mengatakan, langkah antisipasi bencana terus dilakukan BPBD Jabar di kawasan Pangandaran. Terakhir, kata Ebet, pihaknya menggelar simulasi penanganan bencana, salah satunya tsunami sehari sebelum gempa 5,9 SR mengguncang Pangandaran atau Sabtu (24/10/2020).
Lihat Juga :