Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Tewasnya Bripda MF

Senin, 26 Oktober 2020 - 00:30 WIB
Yang pasti kata Kapolres, pihaknya sudah mengusulkan yang bersangkutan itu untuk dipindahkan ke Polda waktu dia masih perawatan karena mengingat kondisi kepalanya yang luar biasa (parah). “Karena saya sempat ketemu waktu dia kecelakaan dia tidak ingat saya, bahkan temannya pun tidak dia hafal dan tatapannya kosong. Kemudian tiba-tiba dia datang dinas, bisa diajak ngobrol berarti sudah sembuh nih,” ungkapnya.

Pada saat kejadian, korban Bripda MF didapati oleh anggota Pengamanan Internal (Paminal) Bripda Ari Aryansyah usai mendengar suara tembakan di sekitar Musala yang kebetulan berdekatan dengan tempat senjata penjagaan. (Baca Juga: Polisi Selayar Tewas Tertembak, Polda Tak Temukan Keterlibatan Orang Lain).

Kapolres menceritakan, usai ditemukan tertembak, Bripda MF dibawa ke Rumah Sakit KH Hayyung Selayar berjarak 2,6 Kilometer dari lokasi kejadian. Namun sesampainya di sana, dokter menyatakan pemuda berusia 26 tahun telah meninggal dunia. “Kita dalami dulu, barang bukti sudah kami amankan termasuk pistol itu.

Untuk sementara masih diduga kecelakaan teknis. Tapi kemungkinannya menembak diri sendiri. Kita fokus ke pengurusan jenazah almarhum dulu," ujar Temmangnganro.

Perwira polisi berpangkat dua bunga itu menceritakan, Bripda MF baru tiga hari terakhir bertugas kembali di Polres Kepulauan Selayar, setelah menjalani pemulihan kesehatan akibat kecelakaan sepeda motor akhir Mei 2020 lalu. (Baca Juga: Tangan 2 Korban Pembacokan di Panakkukang Terpaksa Diamputasi)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!