Masjid Awal yang Pernah Dibakar Belanda Jadi Bukti Toleransi Umat Beragama di Simalungun

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 05:00 WIB
Masjid Awal di Desa Dame Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun,Sumatera Utara masih berdiri kokoh hingga saat ini.(Foto/Dok)
TOLERANSI antar umat beragama di Kabupaten Simalungun , Sumatera Utara terjaga sangat harmonis sejak masa kolonial Belanda hingga saat ini.

Salah satu bukti sejarah keharmonisan hubungan antar umat beragama di Kabupaten Simalungun yang masih ada saat ini adalah Masjid Awal di Desa Dame Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun.



Masjid yang terletak di pinggir jalan Raya-Pematangsiantar didirikan di masa penjajahan Belanda pada 1927 atau sudah berusia sekitar 93 tahun. (BACA JUGA: Ini Cara Jenderal Maraden Panggabean Membuat Perampok Kendaraan Menjadi Kapok)

Berada di pemukiman yang warga mayoritas non-Muslim, masjid ini justru terus berkembang dan bangunannya terus mengalami renovasi meskipun dengan swadaya masyarakat atau jamaah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!