Larva Lalat Tentara Dipercaya Bisa Jadi Obat COVID-19

Kamis, 07 Mei 2020 - 05:49 WIB
Dia mengatakan, proses pengembangan material farmasi berbasis serangga ini dikenal sebagai yellow-biotechnology. Karena itu, meskipun hasil ini cukup menggembirakan, namun perlu diingat ini masih langkah awal. Uji lanjutan masih diperlukan untuk mengetahui efektifitasnya apabila diujicoba pada manusia. "Kami berharap dukungan semua pihak untuk dapat melanjutkan penelitian ini ke tahapan-tahapan berikutnya,” ujar Edwin.

Tim peneliti PPKS yang diwakili Dr Frisda Panjaitan menjelaskan, hasil riset menunjukkan senyawa ekstrak BSF ini cukup responsif meningkatkan kembali imunitas tikus albino yang sebelumnya sudah diturunkan imunitasnya.

Penelitian ini menggunakan dua cara dalam menurunkan imunitas yaitu secara spesifik menggunakan antigen dan nonspesifik menggunakan black carbon.
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!