FOI dan FTP UGM Gelar Rembuk Pangan Indonesia 4.0 Virtual
Kamis, 15 Oktober 2020 - 19:40 WIB
Sementara itu, untuk memperingati hari pangan 2020, FOI mengajak masyarakat untuk bergerak dalam “Aksi 1000 Bunda untuk Indonesia” memerdekakan balita dari kelaparan.
Saat ini, terdapat 5.800 Bunda yang bergerak bersama FOI membuka akses pangan bagi 52.000 anak Bersama memerangi kelaparan pada balita dan mencapai cita-cita bangsa untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.
Founder Foodbank of Indonesia (FOI) Hendro Utomo mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai upaya FOI memerangi kelaparan pada balita untuk mencapai impian Indonesia merdeka.
Hendro berharap kampanye dan aksi ini dapat menginspirasi semua pihak untuk turut berkolaborasi sesuai dengan bidangnya masing-masing demi mendukung balita yang merupakan masa depan Indonesia.
“Semoga kerja sama semua pihak dapat menghantarkan Indonesia mencapai impian merdeka, Merdeka 100%,” kata Hendro.
Wakil Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, drg Ika Dewi Ana MKes PhD mengatakan, universitas khususnya UGM perlu bergerak bersama dalam hal pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat untuk masa depan anak Indonesia yang lebih baik.
Saat ini, terdapat 5.800 Bunda yang bergerak bersama FOI membuka akses pangan bagi 52.000 anak Bersama memerangi kelaparan pada balita dan mencapai cita-cita bangsa untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.
Founder Foodbank of Indonesia (FOI) Hendro Utomo mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai upaya FOI memerangi kelaparan pada balita untuk mencapai impian Indonesia merdeka.
Hendro berharap kampanye dan aksi ini dapat menginspirasi semua pihak untuk turut berkolaborasi sesuai dengan bidangnya masing-masing demi mendukung balita yang merupakan masa depan Indonesia.
“Semoga kerja sama semua pihak dapat menghantarkan Indonesia mencapai impian merdeka, Merdeka 100%,” kata Hendro.
Wakil Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, drg Ika Dewi Ana MKes PhD mengatakan, universitas khususnya UGM perlu bergerak bersama dalam hal pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat untuk masa depan anak Indonesia yang lebih baik.
Lihat Juga :