Ironis, Hidup Sebatang Kara Nenek 80 Tahun Ini Tak Tersentuh Bantuan
Selasa, 13 Oktober 2020 - 16:41 WIB
Kondisi Samini berada di sebuah rumah Desa Tenaru, Kecamatan Driyorejo, Gresik, Jatim. Foto/SINDOnews/Ashadi Iksan
GRESIK - Samini (80) warga Desa Tenaru RT05, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jatim hidup sebatang kara . Ironisnya, nenek Samini tidak tersentuh bantuan. Padahal, kini dan masa pendemi COVID-19 ini program bantuan cukup variatif. (Baca juga: Miris, Balita Tewas Tercebur ke Dalam Ember saat Mau Mandi)
Sehari-hari Samini hanya berada di atas tempat tidur. Dia tidak bisa berjalan karena penyakit diabetes yang diderita cukup parah. Yang lebih miris lagi, Samini jarang tersentuh bantuan dari pemerintah. Hanya uang yang diterima dalam waktu 3 bulan sekali. Itupun tidak pasti. (Baca juga: Miris, Nenek Renta di Tasikmalaya Hidup dengan Ayam dan Kucing)
"Kalau uang dapat Rp 300 ribu dalam tiga bulan sekali. Tapi jarang-jarang dapatnya," ujar Suwati, keponakan yang setiap hari mengirim makanan ke nenek Samini. (Baca juga: Nenek di Blitar Hidup Sebatang Kara di Gubuk Tengah Hutan)
Sehari-hari Samini hanya berada di atas tempat tidur. Dia tidak bisa berjalan karena penyakit diabetes yang diderita cukup parah. Yang lebih miris lagi, Samini jarang tersentuh bantuan dari pemerintah. Hanya uang yang diterima dalam waktu 3 bulan sekali. Itupun tidak pasti. (Baca juga: Miris, Nenek Renta di Tasikmalaya Hidup dengan Ayam dan Kucing)
"Kalau uang dapat Rp 300 ribu dalam tiga bulan sekali. Tapi jarang-jarang dapatnya," ujar Suwati, keponakan yang setiap hari mengirim makanan ke nenek Samini. (Baca juga: Nenek di Blitar Hidup Sebatang Kara di Gubuk Tengah Hutan)
Lihat Juga :