Sleman Gelar Pameran Produk UMKM Virtual 3D dengan Aplikasi Kendi Sembada
Senin, 12 Oktober 2020 - 16:25 WIB
Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM, M. Riza Adha Damanik, mengatakan hal ini sesuai dengan arahan Menteri Koperasi dan UKM, yakni terus berupaya menjaga serta meningkatkan eksisteninsi UMKM.
Maka, adanya pameran virtual 3D ini, diharapkan eksistensi UMKM, khususnya yang ada di Sleman dapat bertahan, bahkan dapat melejit lagi pasca pandemi nanti. (Baca juga: Serda Pardi Rela Panjat Tiang Listrik Tanpa Pengaman demi Menerangi Desa)
“Inovasi ini juga merupakan adaptasi dari perilaku pasar yang mulai banyak melakukan transaksi secara digital. Dimana UMKM yang masuk ke dalam ekosistem digital, itulah yang bisa bertahan bahkan tumbuh,” paparnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sleman, Pustopo menjelaskan kegiatan ini diikuti oleh 85 UMKM. Meliputi 5 UMKM Kerajinan, 51 UMKM minuman dan makanan, 26 UMKM fashion, 1 UMKM tanaman anggrek dan 1 UMKM produk kesehatan. (Baca juga: Melanggar Ketentuan, APK Bergambar Paslon di Pilwalkot Solo Ditertibkan)
“UMKM peserta pameran telah melewati serangkaian proses seleksi dan kurasi, mulai dari perijinan, tingkat keamanan produk, kelengkapan usaha, dan persyaratan lainnya,” jelasnya.
Maka, adanya pameran virtual 3D ini, diharapkan eksistensi UMKM, khususnya yang ada di Sleman dapat bertahan, bahkan dapat melejit lagi pasca pandemi nanti. (Baca juga: Serda Pardi Rela Panjat Tiang Listrik Tanpa Pengaman demi Menerangi Desa)
“Inovasi ini juga merupakan adaptasi dari perilaku pasar yang mulai banyak melakukan transaksi secara digital. Dimana UMKM yang masuk ke dalam ekosistem digital, itulah yang bisa bertahan bahkan tumbuh,” paparnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sleman, Pustopo menjelaskan kegiatan ini diikuti oleh 85 UMKM. Meliputi 5 UMKM Kerajinan, 51 UMKM minuman dan makanan, 26 UMKM fashion, 1 UMKM tanaman anggrek dan 1 UMKM produk kesehatan. (Baca juga: Melanggar Ketentuan, APK Bergambar Paslon di Pilwalkot Solo Ditertibkan)
“UMKM peserta pameran telah melewati serangkaian proses seleksi dan kurasi, mulai dari perijinan, tingkat keamanan produk, kelengkapan usaha, dan persyaratan lainnya,” jelasnya.
(boy)
Lihat Juga :