Pengamat Sebut Peluang Kotak Kosong Menang di Pilkada 2020 Terbuka
Senin, 12 Oktober 2020 - 09:53 WIB
Pudjo mencontohkan, kemenangan kotak kosong pernah terjadi pada Pilkada tahun 2018 di Makassar, Sulawesi Selatan. Tetapi kemenangan kotak kosong di Makassar ada catatan yang menarik dimana petahana Ramdhan Pomanto berpasangan dengan Indira Mulyasari dinyatakan gugur.
Pasangan petahana ini antara lain dinyatakan menyalahgunakan wewenang dalam proses pencalonan. Akhirnya pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rahmatika Dewi harus melawan kotak kosong.
(Baca juga: Tuntut Pembebasan, Mahasiswa Semarang Gelar Aksi di Obyek Wisata )
“Hasilnya kita semua tahu, yang unggul adalah kotak kosong. Ada asumsi bahwa kemenangan kotak kosong di Makassar tersebut ditengarai pendukung Pomanto sang petahana yang gagal ikut kontestasi mereka memilih kotak kosong,” ungkapnya.
Menurutnya, hasil secara empiris dan faktual pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rahmatika Dewi kalah dari kotak kosong. Tak salah ketika publik berasumsi bahwa kotak kosong itu sejatinya pasangan petahana Ramdhan Pomanto berpasangan dengan Indira Mulyasari.
Pasangan petahana ini antara lain dinyatakan menyalahgunakan wewenang dalam proses pencalonan. Akhirnya pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rahmatika Dewi harus melawan kotak kosong.
(Baca juga: Tuntut Pembebasan, Mahasiswa Semarang Gelar Aksi di Obyek Wisata )
“Hasilnya kita semua tahu, yang unggul adalah kotak kosong. Ada asumsi bahwa kemenangan kotak kosong di Makassar tersebut ditengarai pendukung Pomanto sang petahana yang gagal ikut kontestasi mereka memilih kotak kosong,” ungkapnya.
Menurutnya, hasil secara empiris dan faktual pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rahmatika Dewi kalah dari kotak kosong. Tak salah ketika publik berasumsi bahwa kotak kosong itu sejatinya pasangan petahana Ramdhan Pomanto berpasangan dengan Indira Mulyasari.
Lihat Juga :