Pengamat Sebut Peluang Kotak Kosong Menang di Pilkada 2020 Terbuka
Senin, 12 Oktober 2020 - 09:53 WIB
ilustrasi
SEMARANG - Banyaknya kotak kosong dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 memunculkan pertanyaan publik, bagaimana jika kotak kosong mampu mengalahkan pasangan calon.
Pengamat kebijakan publik, Pudjo Rahayu Risan mengatakan, walaupun kemungkinan kotak kosong menang itu kecil, namun kemungkinan menang tetap terbuka. Karena hakiki pemilu yang langsung, umum, bebas dan rahasia hasilnya unpredictable.
“Siapapun tidak bisa memastikan hasil pilkada sebelum pilkada berakhir,” kata Pudjo, Senin (12/10/2020). (Baca juga: Moeldoko-Ganjar Dinilai Bikin Gaduh Tuding RS COVIDkan Pasien )
Sebagai informasi, data KPU tentang calon tunggal untuk Pilkada 2020 sampai batas akhir 13 September 2020 jumlah daerah yang terdapat calon tunggal sebanyak 25 kabupaten dan kota. Enam diantaranya di Jawa Tengah, dari 21 daerah yang melaksanakan Pilkada 2020. Yakni Kota Semarang, Kabupaten Boyolali, Grobogan, Kebumen, Sragen dan Wonosobo. Secara nasional calon tunggal di Jawa Tengah terbanyak.
Pengamat kebijakan publik, Pudjo Rahayu Risan mengatakan, walaupun kemungkinan kotak kosong menang itu kecil, namun kemungkinan menang tetap terbuka. Karena hakiki pemilu yang langsung, umum, bebas dan rahasia hasilnya unpredictable.
“Siapapun tidak bisa memastikan hasil pilkada sebelum pilkada berakhir,” kata Pudjo, Senin (12/10/2020). (Baca juga: Moeldoko-Ganjar Dinilai Bikin Gaduh Tuding RS COVIDkan Pasien )
Sebagai informasi, data KPU tentang calon tunggal untuk Pilkada 2020 sampai batas akhir 13 September 2020 jumlah daerah yang terdapat calon tunggal sebanyak 25 kabupaten dan kota. Enam diantaranya di Jawa Tengah, dari 21 daerah yang melaksanakan Pilkada 2020. Yakni Kota Semarang, Kabupaten Boyolali, Grobogan, Kebumen, Sragen dan Wonosobo. Secara nasional calon tunggal di Jawa Tengah terbanyak.
Lihat Juga :