Cegah Penyebaran COVID-19, RPD Sumut Semprotkan Disinfektan di Lapas I Tanjung Gusta
Minggu, 11 Oktober 2020 - 17:24 WIB
Menanggapi hal ini, Naik Suryanta MKes, Dokter di Lapas I Tanjung Gusta Medan mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian tim medis lapas untuk melindungi warga binaan dari penularan virus korona yang tengah mewabah.
"Saya beberapa hari lalu menghubungi teman saya, akhirnya bertemulah dengan tim Relawan Peduli Disinfektan (RPD) Sumut. Mereka melakukan penyemprotan di seluruh Lapas untuk mencegah penyebaran COVID-19 di dalam lapas," tuturnya.
Menurutnya, hal ini penting dilakukan mengingat COVID-19 bisa menular dari siapa saja, baik orang di dalam Lapas atau dari tamu yang berkunjung. (Baca juga: Kecewa Omnibus Low, Buruh di Medan Dukung Pasangan Akhyar-Salman)
Kepala Lapas Klas I Tanjung Gusta Medan, Frans Elias Nico memberi apresiasi atas kegiatan penyemprotan. Penyemprotan sendiri dilakukan ke seluruh ruangan dan blok yang ada di Lapas. (Baca juga: Tim Paslon Akhyar-Salman dan Tim Paslon Bobby-Aulia Sepakat Desain Surat Suara)
Tim penyemprotan dibagi menjadi tiga untuk menjangkau tiga gedung utama. "Lapas memang rawan penyebaran COVID-19. Apalagi cuaca seperti ini, makanya kita jalankan protokol kesehatan ketat untuk warga binaan dan pegawai," terangnya.
"Saya beberapa hari lalu menghubungi teman saya, akhirnya bertemulah dengan tim Relawan Peduli Disinfektan (RPD) Sumut. Mereka melakukan penyemprotan di seluruh Lapas untuk mencegah penyebaran COVID-19 di dalam lapas," tuturnya.
Menurutnya, hal ini penting dilakukan mengingat COVID-19 bisa menular dari siapa saja, baik orang di dalam Lapas atau dari tamu yang berkunjung. (Baca juga: Kecewa Omnibus Low, Buruh di Medan Dukung Pasangan Akhyar-Salman)
Kepala Lapas Klas I Tanjung Gusta Medan, Frans Elias Nico memberi apresiasi atas kegiatan penyemprotan. Penyemprotan sendiri dilakukan ke seluruh ruangan dan blok yang ada di Lapas. (Baca juga: Tim Paslon Akhyar-Salman dan Tim Paslon Bobby-Aulia Sepakat Desain Surat Suara)
Tim penyemprotan dibagi menjadi tiga untuk menjangkau tiga gedung utama. "Lapas memang rawan penyebaran COVID-19. Apalagi cuaca seperti ini, makanya kita jalankan protokol kesehatan ketat untuk warga binaan dan pegawai," terangnya.
(boy)
Lihat Juga :