Pelajar Ikut Demo Omnibus Law, Sistem Pendidikan Harus Dievaluasi

Minggu, 11 Oktober 2020 - 06:11 WIB
Menurutnya, tindakan anarkis itu tak lepas dari masih rendahnya pemahaman pendidikan karakter yang diajarkan di sekolah. Untuk itu, pendidikan karakter mesti diselipkan di semua pelajaran dan benar-benar ditekankan pada siswa.

"Cara memberikan penjelasan pada anak-anak milenial pun dengan hal-hal yang update. Jadi menarik. Anak-anak juga sedikit demi sedikit dipahamkan dengan hukum. Jika mereka berbuat anarkis maka akan dijerat pasal dalam undang-undang," tandas anggota Komisi E DPRD Jateng ini.

Ia juga menyarankan masing-masing satuan pendidikan melakukan pengawasan terhadap seluruh peserta didik untuk tidak mengikuti aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja. (Baca: Cemburu Istrinya Disetubuhi, Pria Kebumen Aniaya Tetangganya).

Di sisi lain, seluruh satuan pendidikan dapat menghimbau orang tua atau wali peserta didik untuk melakukan pengawasan terhadap putra putrinya selama pelaksanaan pembelajaran daring. Dengan begitu, bisa dipastikan putra putrinya tidak mengikuti aksi unjuk rasa.

“Semua pihak mesti bersinergi mendidik siswa guna mengembangkan nilai-nilai pendidikan karakter religius, nasionalisme, integritas, mandiri, dan gotong royong,’’ pungkasnya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!