Heboh 2 Anggota DPRD Pekalongan Bagi-bagi Uang di Tengah Demo Ratusan Buruh
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 13:48 WIB
Dia berbagi ke para buruh sebagai bentuk kepedulian dan agar bisa sedikit membantu mereka. “Uang yang saya dibagikan adalah berasal dari gaji sebagai anggota DPRD saya dan istri berharap perusahaan tidak melakukan PHK sepihak pada saat kondisi seperti sekarang ini,” timpalnya. (Bisa diklik:Tolak Omnibus Law, Berbagai Organisasi Mahasiswa di Batanghari Geruduk Dewan)
Sebelumnya massa buruh melakukan unjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan dengan melakukan orasi di depan gedung DPRD sambil membentangkan spanduk dan poster berisi tuntutan agar PHK sepihak diberi kepastian hukum.
(Baca juga : Terungkap! Omnibus Law Dibikin untuk Mengamankan Aset Ibu Kota Baru )
Karena para buruh pabrik sarung ini di-PHK sepihak dimana ada sebanyak 250 orang yang dipecat mulai dari karyawan baru hingga yang sudah puluhan tahun. Mereka semestinya menerima pesangon satu kali gaji hingga dua kali gaji sesuai ketentuan namun tidak ada kejelasan.
Sebelumnya massa buruh melakukan unjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan dengan melakukan orasi di depan gedung DPRD sambil membentangkan spanduk dan poster berisi tuntutan agar PHK sepihak diberi kepastian hukum.
(Baca juga : Terungkap! Omnibus Law Dibikin untuk Mengamankan Aset Ibu Kota Baru )
Karena para buruh pabrik sarung ini di-PHK sepihak dimana ada sebanyak 250 orang yang dipecat mulai dari karyawan baru hingga yang sudah puluhan tahun. Mereka semestinya menerima pesangon satu kali gaji hingga dua kali gaji sesuai ketentuan namun tidak ada kejelasan.
Lihat Juga :